Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Cinta Duda Biasa

Bukan Cinta Duda Biasa

“Kamu gak inget?” Jaden hanya menggeleng. Tak banyak ingatannya soal masa kecilnya. Apalagi kenangan membahagiakan. Hingga usianya menginjak belasan tahun, banyak hal yang berhasil ia sembunyikan. Dan ingatan-ingatan yang disembunyikan adalah ingatan yang mengambil hampir seluruh tempat dalam otaknya.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai kenangan masa kecil
Baca
+Pustaka
Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Bagi anak kecil, waktu adalah obat penyembuhan terbaik. Anak kecil tidak akan berpikir terlalu banyak. Paling-paling menangis dan itu akan segera berlalu. Namun, bagi orang dewasa seperti Hendra, rasa kehilangan adalah perang dalam jangka waktu yang panjang. Di suatu waktu yang terduga, sebuah kata, serta sosok dan aroma yang familier ... semua itu akan menjadi pemicu untuk teringat kembali. Kemudian, dia akan terjerumus dalam ingatannya.
9.3281.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai kenangan masa kecil
Tampilkan Ulasan (103)
Baca
+Pustaka
Rich 77
hai pembaca setia, yuk baca novel berkisah seorang dewa perang yang mendapati istri yang sangat dia cintai berselingkuh dengan pria lain di hari ulang tahun ke tiga pernikahan mereka. simak kisahnya di novel "Sang Menantu Terkuat"
Indri Priyani
Aq dah selesai baca pe bab terakhir 761 semoga update nya lg dak lama y thor. Semangat nggeh nulisnya sehat² sll. Overall bagus,notenya sering salah nulis nama dan ada beberapa chat yg bikin ambigu...
Baca Semua Ulasan
Kenangan yang Tertinggal di Musim Panas

Kenangan yang Tertinggal di Musim Panas

Akhir-akhir ini, semua orang di SMA Negeri 1 menyadari ada yang berubah pada diri Emilia Prasetyo. Dulu, semua orang merasa dia sangat bucin dan bodoh. Setiap hari, dia selalu berusaha mendekati Aaron Saputra. Namun, dia tiba-tiba tidak lagi muncul di hadapan Aaron, melainkan belajar dengan serius. Semua orang pun tertawa dan mengejeknya. "Apa gunanya belajar? Sudah terlambat!" Semua orang di SMA Negeri 1 mengira Emilia hanya cantik, tetapi bodoh. Tidak ada yang tahu bahwa dia sebenarnya hanya berpura-pura. Selama tiga tahun di SMA, Emilia menjaga nilainya tetap berada di ambang batas kelulusan dalam setiap ujian. Sampai ujian masuk perguruan tinggi hari ini, dia baru berhenti berpura-pura.
528 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai kenangan masa kecil
Baca
+Pustaka
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Seingatnya, kondisi saat ini membuat wanita renta itu merasa nostalgia. Walaupun sudah berumur dan banyak yang ia lupakan akibat mulai sering mengalami kepikunan, akan tetapi, ada sebuah kenangan yang masih dia ingat betul. Ada satu memori indah di masa mudanya yang tak akan pernah dia singkirkan dari ingatan, meskipun maut pun menjemputnya sekarang juga. Saat itu, adalah saat di mana tangannya merangkul punggung seorang makhluk kecil yang mengagumkan.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai kenangan masa kecil
Baca
+Pustaka
Aku Mengalah, Mas. Demi Ibumu!

Aku Mengalah, Mas. Demi Ibumu!

Kenangan masa-masa ketika kami baru saja menempati rumah ini mendadak berputar bak rol film di gedung bioskop. Kenangan saat Rumi kecil berlarian di dalam rumah Kenangan saat kami menghabiskan malam disetiap sudut ruangan. Kenangan ketika kami berdebat dalam menyelesaikan masalah juga urusan kemajuan butik. Kenangan ketika kami membahas nominal uang untuk Ibu mertua juga Ibu kandungku. Semua kenangan tentang kami. Aku kembali tergugu di pintu pembatas ruang tengah dengan ruang tamu. Tubuhku kembali luruh ke lantai.
1039.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 872 kali sebagai kenangan masa kecil
Baca
+Pustaka
Misi Menggoda Hati

Misi Menggoda Hati

Koko Panggilan itu, panggilan kecil yang penuh dengan kenangan dan perasaan mendalam, membuat Nicholas terdiam sejenak. Sudah lama sejak ada yang memanggilnya seperti itu. Kenangan masa kecilnya bersama Maminya tiba-tiba melintas di pikirannya. Betapa Maminya selalu menginginkan yang terbaik untuknya, termasuk kebahagiaan yang tak pernah dia temukan sepenuhnya sejak kepergian malaikat tak bersayap itu.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai kenangan masa kecil
Baca
+Pustaka
Deadline Cinta Akira

Deadline Cinta Akira

tanya Akira saat menyadari aku tersenyum. "Tidak apa-apa, Ra. Saya hanya mengingat saat kita kecil dahulu. Kita sering berantem karena berebut makanan yang dibelikan ayahku atau ayahmu. Kamu kan tak pernah mau membagikan untuk aku," kenangku. "Ah iya, tapi saya tak begitu mengingatnya. Mungkin kapasitas memory otak saya kurang besar jadi kenangan masa kecil mudah terlupakan," tukas gadis itu tertawa.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai kenangan masa kecil
Baca
+Pustaka
TULPA

TULPA

"Itu adalah jurang penghapusan. Memori yang tidak penting menurutmu akan dibuang ke sana. Bola-bola yang semula berwarna-warni sesuai emosimu dengan gambaran ingatanmu akan berganti menjadi abu-abu dan perlahan menghilang di jurang penghapusan." Ada sesuatu yang membuatku tidak terima ketika mendengarnya. Fakta apa lagi ini? Apakah jangan-jangan ingatan masa kecilku sudah termasuk ke dalam bola-bola berwarna abu-abu di dalam jurang pembuangan itu? Memikirkannya membuatku cemas sendiri. Bagaimana jika iya? Apakah aku tidak akan mengingat masa-masa kecilku? "Tenanglah pasti mereka masih memiliki beberapa bola-bola ingatanmu. Jangan pesimis begitu," balas Sang Imaji membuatku mengembuskan napas
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai kenangan masa kecil
Baca
+Pustaka
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Namun kami akan selalu percaya, dengan bersama-sama kami akan kuat dan menjadi sosok yang lebih baik. Kali ini kami mendengarkan semua cerita tentang kami semasa kecil. Hal-hal yang sempat kami lupakan, atau hanya Enah dan bapak yang mengingatnya. Sementara kami menjadi pendengar saat ini, sampai perut kami berbunyi nyaring. Mempersiapkan makan malam tidak pernah terasa semenyenangkan ini, bahkan hanya barbeque biasa namun kehangatan dan kenangan itu tidak akan pernah kami berdua lupakan.
8.55.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai kenangan masa kecil
Baca
+Pustaka
Terjebak Kenangan Kakak si Mantan

Terjebak Kenangan Kakak si Mantan

"Ya udah, aku pamit dulu, ya Ma! Besok-besok main lagi sama Ayah-Bunda juga. Pasti seru kangen-kangenan sambil makan lontong sayurnya Mama yang juara." "Halah! Bilang aja kamu kangen masakan Mama. Emang Bunda kamu belum bisa masak juga sampai sekarang? Percuma, dong kursus mahal-mahal." "Bisa, sih Ma ... better lah dibandingin dulu. Cuma kayaknya, Bunda mending gausah masak aja, soalnya ada aja kurangnya. Lupa naruh garam lah, lupa belum dikasih gula, pokoknya kita jadi kelinci percobaan masakan Bunda yang ajaib."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai kenangan masa kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status