Cinta Orang Ketiga
Pria itu, dalam semalam berubah dari seorang tukang sihir yang bermulut tajam, menjadi pangeran berkuda putih seperti di film-fim produksi Walt Disney yang sering dia tonton.
Entah tulus atau tidak, punya niat baik atau buruk, Adelia tak bisa menebak. Hanya saja, perlakuan Bayu sejak tadi pagi sangat manis. Pria itu mengantarkan sarapan ke kamar, menuntunnya menuruni tangga, dan membukakan pintu mobil serta memastikan dia duduk dengan nyaman. Antara senang dan canggung kini berperang di dada Adelia. Gadis itu berusaha tak larut pada sikap manis Bayu. Dia takut, jika pada akhirnya, pahit empedu yang diterima, seperti yang sudah-sudah.
"Kita sudah sampai, kamu pake kursi roda aja, ya? Takutnya