Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PERKARA UANG 300 RIBU

PERKARA UANG 300 RIBU

Jika memang benar ada transfer masuk, maka uang tiga ratus ribu itu pasti ada, karena terakhir sebulan yang lalu aku mengambil uang dari ATM dan saldonya hanya 65 ribu. Menunggu antrian, pikiranku tak tenang. Tidak mungkin Mbak Ida bohong karena selama ini kami bertetangga baik. Bahkan hampir setiap hari Mbak Ida main ke rumah sekedar basa-basi menanyakan masak apa hari ini. Sering juga ia meminta sayuran dan lainnya saat ketinggalan Kang Sayur karena bangun kesiangan. Aku tak keberatan akan hal itu, karena sayuran yang kumasak tiap hari kudapat dari metik di kebun belakang yang kutanami berbagai jenis agar tidak bosan jika yang dimasak itu-itu saja. Sedang untuk lauk, kami sering goreng tem
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kerjaku 3.0
Baca
+Pustaka
DIKEJAR DUDA KEREN

DIKEJAR DUDA KEREN

Dia menggigit bibir bawahnya sambil meremas kuat berkas yang tengah digenggamnya saat beberapa orang di sana menatapnya iba. Perawat menghela nafasnya. “Maaf, Mbak. Kita hanya mengikuti prosedur.” Bahu Jena merosot, dia segera memberikan berkas itu kembali di atas meja. Lalu, melangkah pergi yang tujuannya pun dia tidak tahu. Kakinya berjalan di atas koridor panjang dengan lemas. Kemana lagi dia harus mencari uang tiga ratus juta itu?
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kerjaku 3.0
Baca
+Pustaka
Orang Ketiga

Orang Ketiga

Tiba-tiba Evrard bertanya membuat sang driver menoleh ke belakang dengan kedua bola mata melebar penuh tanya. “Tentu Pak, saya sudah terikat kontrak kerja di Alterio Corp sampai ke hal pribadi Bapak … saya menandatangi kontrak kerja yang sama dengan bu Lula dan pak Kevin di mana dilarang membocorkan rahasia pribadi Bapak dan akan ada tuntutan bila melakukannya.” Pak Joko memberitahu untuk meyakinkan Evrard. “Oke … kalau begitu kita ke Mall, Pak!” Evrard memberi instruksi.
1049.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 995 kali sebagai kerjaku 3.0
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Orang Ketiga

Aku Bukan Orang Ketiga

Aku memasang wajah menyesal, " Sorry ya, aku beliin yang baru." "Ya udah, kita cari bareng. Nanti abang jemput di tempat kerja." Aku menimbang sebentar kemudian mengangguk tanda setuju, benar saja pukul lima sore kulihat dari lantai tiga mobil Reza sudah terparkir di depan kantorku, tentu saja menungguku, memangnya menunggu siapa lagi. Dia bersandar dimobil dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku celana, kemejanya sudah digulung sampai kesiku, kebayang kan view indahnya seperti apa.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai kerjaku 3.0
Baca
+Pustaka
Mengejarku Setelah Perceraian

Mengejarku Setelah Perceraian

Terbang Kembali ke Indonesia Di sebuah kafe bandara, Annisa menatap Jay. "Kamu cuma punya waktu tiga puluh menit," katanya, sambil melirik Dax dan Bibi Nuri yang duduk tak jauh dari mereka. "Langsung ke intinya," kata Jay sambil menyodorkan iPad. "Info soal mantanmu dan data perusahaan. Baca di pesawat." Annisa mendengus, namun rasa penasarannya mengalahkan kekesalannya. Ia mengambil iPad itu. "Masih seperti dulu ya, nggak pernah berubah," sindirnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kerjaku 3.0
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Gelas berikutnya berpindah. Crow memegangi kepalanya. "Aku dulu assassin." Hening. "Aku sekarang jasa ekspedisi." ⚡ MENTAL DAMAGE. --- Di belakang kafe. Jack sedang mengalami penderitaan lain. "Kak Raka!" "Hm?" "Stroberi tinggal tiga puluh persen!" "Hm." "Daun teh tinggal empat puluh persen!" "Hm." "Aku tidak kuat Rapid Grow lagi!"
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kerjaku 3.0
Baca
+Pustaka
Rekan Kerjaku Selingkuhan Suamiku

Rekan Kerjaku Selingkuhan Suamiku

Inilah kehidupan yang sesungguhnya. Kali ini, aku tidak hanya akan membalas dendam pada orang-orang yang menyakitiku, tapi aku juga akan menjalani hidup dengan baik, sebagai penghormatan bagi diriku di kehidupan sebelumnya. Keesokan harinya, suasana benar-benar heboh di kantor. “Luna, kamu sudah tahu belum? Tadi malam, tim inspeksi pusat datang untuk memeriksa dan ternyata ada yang meninggalkan tempat kerja!” bisik Kak Novita, rekan kerjaku padaku.
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai kerjaku 3.0
Baca
+Pustaka
Biro Jodoh Pangkalan Hati

Biro Jodoh Pangkalan Hati

Namun, memang begitulah cara mereka berdua menjadi akrab tanpa sekat status mantan bos dan mantan pegawai. Kafka adalah seorang teknisi TI lulusan Charles Sturt University, Australia. Dia sempat bekerja di perusahaan Pak Yasin, kakeknya Alif. Kafka lah yang membuatkan software khusus untuk keperluan database karyawan lengkap dengan aplikasi kepegawaian sehingga memudahkan pengisian presensi sekaligus ceklis daily aktivity sesuai jobdesk mereka masing-masing.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai kerjaku 3.0
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

ujar Emelie yang terlihat energik dan modis. "Aku merasa sangat tersanjung." Jovita menempelkan kedua tangannya di dada. "Ini adalah tawaran dari kami, silakan dipelajari terlebih dahulu." Kerstin menyodorkan berkas ke hadapan Jovita berupa kontrak kerja, beserta skema kompensasi dan benefit.
1062.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kerjaku 3.0
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Baca Semua Ulasan
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

Khadijah mengambil ponselnya, dengan senyuman yang tak lepas dari bibir, dia menekan panggilan video pada Sabilla. Aji menunggu dengan gugup, inikah waktunya dia mencoba mencari calon pendamping hidup? "Halo, Teh, Assalamua'aikum!" suara sapaan lembut terdengar, Aji merasakan hatinya berdebar. "Billa, ada yang mau kenalan!" ***** Rara menyiapkan semua kelengkapan untuk besok pergi melamar kerja, Robi bilang ada lowongan bagian packing di perusahaannya. Butuh dua orang perempuan, dan itu terbatas karena hanya orang dalam saja yang tahu.
1035.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kerjaku 3.0
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status