Pembalasan Sang Dokter Jenius
“Selamat bergabung dengan CV. Karya Sejati.”
Joko mengerjap. Otaknya masih mencoba memproses kalimat terakhir itu. Selamat bergabung? Apa maksudnya? Wawancaranya bahkan belum ada lima menit.
“Mulai hari ini, kamu sudah bisa langsung bekerja,” lanjut Bu Dian, sama sekali tidak menyadari kebingungan total di wajah Joko. “Nanti kamu silakan ke pantry di lantai ini, letaknya di ujung koridor sebelah kiri. Di sana, cari saja Mas Adam. Dia senior kamu di bagian OB. Nanti beliau yang akan memberikan pengarahan soal tugas-tugasmu dan seragam kerjamu. Mengerti?”