Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Shen Xiao

Shen Xiao

protes Amara dengan wajah memerah, sementara Kahim hanya bisa menyeringai malu. Shen Xiao membungkuk, mengelus rambut kedua anak kembar itu. "Manis sekali. Tak kusangka aku sudah jadi paman. Sepertinya Benua Utara tidak seburuk dulu," gumamnya pelan. Namun, ekspresi Kahim mendadak berubah serius. Ia melirik Amara, lalu mengangguk kecil. "Ikut kami, Shen Xiao. Ada hal yang tidak bisa dibicarakan di depan anak-anak."
106.1K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as kim sam soon
Read
+Library
Hamil Muda

Hamil Muda

Setelah puas bermain air dan membuat sebagian gamisku basah, aku memilih meneduh di bawah pohon dekat penjual kelapa. “Eh neng Sev, sama siapa ke sini ?” sapa pejual kepala saat aku berjalan mendekatinya. Dia Bu Yuni, tetangga di pesantren dan baru beberapa bulan ini menjadi penjual makanan di pinggir pantai. “Sendirian aja bu, gimana bu, ramai ?” aku duduk di kursi yang di sediakan di sana. “Alhamdulillah neng, mau ibu buatin minum neng?”
1016.5K viewsOngoingAdded to Library 330 Times as kim sam soon
Read
+Library
Seamin Tak Seiman

Seamin Tak Seiman

“Yaudah kita ke sana aja, Syam.” “Baik, Tuan.” Syam pun segera melajukan mobilnya lebih cepat dari kecepatan awal. Pandangan yang tersaji sepanjang jalan cukup membuat Ahmed dan Isabel cukup terhibur. Beberapa kedai berjejer rapi di sepanjang jalan, tanpa mengambil hak milik pejalan kaki.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as kim sam soon
Read
+Library
KAMASEAN

KAMASEAN

balas Sean yang benar-benar sudah tidak tahan dengan sikap Daniel yang berlebihan sedari tadi. Daniel tampak meneguk saliva untuk yang kesekian kalinya. “Baiklah. Saya akan pulang sekarang,” ujar laki-laki itu, lantas ia tampak mengeluarkan sesuatu dari saku celananya. “Ini kartu nama saya, jika perlu apa-apa, kau bisa hubungi nomor yang tertera di sana,” ucapnya. Sean menerima kartu itu dengan raut wajah dingin.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as kim sam soon
Read
+Library
Kita Bertemu di Korea

Kita Bertemu di Korea

kata So Eun sambil menarik tangan Samiya menuju sofa yang terletak di ruang tamu. Keluarga Kim memang hangat dan penuh kasih sayang, apalagi Kim So Eun yang selalu ceria. Tuan Kim adalah seorang pensiunan pegawai negeri sipil yang dulu bekerja di dinas sosial, sedangkan Nyonya Kim hanya ibu rumah tangga biasa. Tidak ada di antara mereka yang mempunyai bakat seni, kecuali Kim Tae Ho. Entah dari mana ia mewarisi jiwa seni sehingga bisa menjadi artis seperti sekarang.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as kim sam soon
Read
+Library
Sang Junjungan

Sang Junjungan

tanyaku seraya mengajak kedua tamu duduk di kursi teras. Mbak Pur mengikuti ajakanku, sedangkan pria tua itu masih berdiri. Matanya memicing, mengamatiku dan rumah secara bergantian. "Begini, loh, Dek Sum. Ini namanya Ki Jenggot, dia dukun sakti dari desa sebelah." "Dukun, Bu?" tanyaku kaget sambil melihat Ki Jenggot yang di wajahnya tak tampak sehelai bulu pun kecuali alis serta bulu mata.
107.9K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as kim sam soon
Read
+Library
CEO 1 Miliar Won

CEO 1 Miliar Won

balas Liu meyakinkan sahabatnya. “Ah iya, aku sebenarnya ingin bertanya lebih lanjut tentang CEO yang kemarin belum sempat kamu ceritakan. Jadi, bagaimana dia di mata publik?” tanya Liu pada Doyeon. “Oh, tentang CEO 1 Miliar Won alias Jung Jisung itu? Banyak sekali rumor tentangnya. Ibunya adalah Stella Kwon, mantan Miss Korea tahun 1990.” “APA? Stella Kwon yang sekarang menjadi aktor senior super cantik itu?” Liu terkejut mendengarnya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as kim sam soon
Read
+Library
Sasaeng Is Me

Sasaeng Is Me

Karena Hyunsei adalah grup perusahaan yang asli milik orang Korea, sementara Phonix adalah milik warga Negara di luar Korea. “Mereka yang terlibat. Bukan saya, lalu kenapa anda datang dengan membawa ini pada saya?” tanya Seok Joon lagi. Daniel tersenyum, dia meletakkan tangannya dan menyilangkannya ke depan dada. Lalu mengubah posisi duduknya menjadi bersandar ke sofa besar di ruangan Seok Joon. Dari tatapan matanya, Seok Joon mengira, bahwa Daniel datang kesini dengan membawa sebuah tawaran besar. Dan ternyata, tebakannya benar.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as kim sam soon
Read
+Library
Suamiku Bocil Tajir

Suamiku Bocil Tajir

kata Kim Jae Hee ketus, “Nuna, kau bilang Eomma sudah menunggu kami?” “Aish, benar. Aku hampir lupa. Kajja!”Sun Mi lalu menarik lenganku dan membawaku masuk ke dalam rumah. Dalam benakku, aku sudah membayangkan bagaimana keadaan pesta ulang tahun ayah Kim Jae Hee. Tuan Park, setahuku ia salah satu dokter spesialis jantung di rumah sakit Busan. Selain itu, ia juga Dosen senior di Busan University. Tentunya acara ulang tahunnya bukan acara sederhana. Hampir semua orang penting di dunia kedokteran di Korea Selatan mungkin hadir di rumah ini.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as kim sam soon
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status