Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Jawab Ibunya dengan lembut. “Lalu mengapa Ibu terlihat sedih?” Bapak memegang dagu Ibu agar istrinya itu menatap dirinya. “Ibu merasa kasian pada Hima, apa kita terlalu memaksanya ya pak?” Bapak mendesah nafas berat, “Kita tidak pernah memaksanya Bu, ini eputusan dari Hima, mungkin karena Ia telah merasa harus menerima seseorang sebagai Imamnya. Kita doakan saja yang terbaik untuk anak kita ya bu.”
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 224 Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
Investor Asing

Investor Asing

suara ibunya terdengar hangat sambil tersenyum. “Sudah bertemu calon menantu Mama?” “Mam, saya ke sini bekerja.” “Kamu tidak bisa membohongi Mama.” Karim tersenyum tipis. “Mam… tadi saya sudah shalat Isya,maaf selama ini tak menghiraukan seruan mama" Hening beberapa detik. Alhamdulillah…” suara ibunya bergetar haru. “Doa Mama akhirnya Allah jawab.”
101.3K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
Nikah Yuk, Gus!

Nikah Yuk, Gus!

Wanita tua itu terisak, seberapa banyak penderitaan Shofi selama ini? Bu Ika ke luar dari kamar mandi, dia sangat kecewa dengan perbuatan suaminya. Tidak menyangka jika Shofi yang ditemui ibu baik hati itu adalah pembantunya di rumah. Sedari awal, melihat tubuhnya terbujur kaku di atas ranjang rumah sakit, jantungnya berdentum penuh ketakutan, dia beringsut lantas pamit mau ke kamar mandi karena panggilan hajat. Dia bingung harus memulai dari mana untuk menjelaskan, pasalnya dia sendiri tidak tahu alasan perbuatan keji suaminya. Bu Ika melangkah lesu mengeluari ruang rawat. Dia berjalan ke lantai dua, tempat Putra dirawat. Rasa-rasanya dia tidak mampu hidup dengan membawa perasaan malu palin
7.78.4K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
Perjanjian Sebelum Cerai

Perjanjian Sebelum Cerai

ucap Wardi. "Maksud Ayah apa? Apakah aku anak di luar nikah, Apakah nasab aku memakai nama ibu?" tanya Syifa. "Tidak, kamu tidak bernasab pada ayah ataupun ibu karena kami bukan orang tua kandung kamu," ucap Salimah. "Ibu, jangan bercanda," ucap Syifa meneteskan air mata tak percaya jika orang tua yang selama ini merawat dan menyayangi nya bukanlah orang tua kandungnya.
1093.3K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
Dibuang Suami, Dicintai Ipar

Dibuang Suami, Dicintai Ipar

Humey menggigit bibirnya kuat-kuat agar isaknya tidak terdengar. Perempuan itu bukan hanya mantan ibu mertuanya. Beliau juga adalah ibu kandung Eyman. Sejak Humey menikah dengan Zayyan dahulu, ia memanggil perempuan itu dengan sebutan Mama. Dan meski pernikahan itu telah berakhir, panggilan itu tak pernah berubah. "Sebagai ibunya Eyman..." suara Mama bergetar. "...Mama tahu anak itu keras kepala."
10311 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
Hajatan di Rumah Ibu

Hajatan di Rumah Ibu

ucap Bu Santi, menasihatiku dengan lembut. Hampir saja air mataku jatuh mendengar kata-kata itu. Beliau tahu betul bagaimana aku diperlakukan selama ini. “Terkadang, anak yang dianggap tidak berguna dan diasingkan, doanya lebih sering dilangitkan daripada anak yang selalu dibanggakan. Ibu sudah menikah hampir tiga puluh dua tahun. Ibu juga punya tiga anak. Masing-masing anak punya takdirnya sendiri-sendiri, punya karakternya sendiri. Belum tentu anak yang dibanggakan itu bisa merawat saat tua nanti. Bisa jadi, anak yang diasingkanlah yang akan merawatnya nanti,”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
HADIAH MUKENA DARI IBU

HADIAH MUKENA DARI IBU

Aku memaksa membuka baju dan betapa kagetnya saat luka bekas pukulan banyak terukir di tubuh ibu. “Ibu, mengapa mereka sangat jahat?” Aku bertanya sambil menangis. “Karena kita sedang diuji oleh Allah,” jawab ibu. Ah, ibu, kenapa ibu tidak mau jujur padaku? “Ibu, aku melihat bapak bersama dengan mbak Imah dan lik Makmur.” Bagaimanapun, ibu harus tahu jika bapak sudah pulang. “Kamu melihat dimana?”
1019.2K viewsOngoingAdded to Library 459 Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
IZINKAN IBU TINGGAL BERSAMAMU NAK

IZINKAN IBU TINGGAL BERSAMAMU NAK

"Mama yang sekarang bukan Mama yang dulu. Kalau dulu malu, sekarang enggak lagi. Apa pun pekerjaan Papa yang penting halal dan berkah. Itu yang utama, kan?" "Alhamdulillah." *** "Si@l. Bisa-bisanya Ibu lebih percaya orang lain daripada anaknya sendiri." Wirya menggerutu. Bayangan wajah ibunya yang merah padam dan berkacak pinggang sambil menunjuk wajahnya kembali berputar di kepalanya dan itu membuatnya pusing. "Sekarang aku harus ke mana?" Wirya bermonolog. Seulas senyum terbit di bibir pria bertubuh tinggi itu saat teringat sesuatu.
1014.1K viewsOngoingAdded to Library 338 Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

“Akang maafin kamu Sayang, maafin Akang juga ya. Justru dibandingkan kamu, Akanglah yang lebih banyak melakukan kesalahan selama pernikahan kita. Akang banyak banget nyakitin kamu, padahal kamu lagi mengandung anak kita.” “Jadi kita impas?” Ia mengangguk lantas, sedetik kemudian mendaratkan bibirnya di keningku dengan mesra. “Ih, Tante sama Om ciuman!” teriak Syifa dari arah depan. Ya Tuhan bisa-bisanya kami lupa kalau kami masih di dapur. Teh Dewi yang kebetulan tengah berjalan di belakangnya refleks menutupi mata Syifa dan menariknya untuk kembali ke depan.
1049.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
Bukan Orang Ketiga

Bukan Orang Ketiga

"Kami saling mencintai. Aku mohon kembalikan dia padaku." Shofi tak lantas mengangguk. Ia menghapus buliran air matanya kembali. "Aku hanya mendengar cerita darimu, Kak. Aku harus mendengar cerita dari suamiku. Aku sangat percaya dengan suamiku," ujar Shofi. Ia tak ingin kembali termakan omong kosong orang lain meski mungkin tak ada lagi kekuatan untuk sekedar melontarkan pertanyaan pada Rafa nanti. Tiara mengangkat dagu menunjukkan sikap sombongnya mendengar jawaban Shofi. "Aku tidak menyangka jika perilaku Ibumu menurun padamu!"
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 610 Times as kisah imam syafi'i dan ibunya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status