Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Bunga Kembali Mekar

Ketika Bunga Kembali Mekar

Ini adalah kejadian yang di luar dugaan. Dia menikmati embusan angin dengan tenang, sementara Brian menemani di sampingnya. "Nggak enak badan?" tanyanya sambil menyodorkan secangkir cokelat panas. "Nggak, hanya merasa, ini seperti mimpi." Raisa menunduk sambil tersenyum, lalu menerima minuman itu. Kehangatan susu cokelat itu menghangatkan telapak tangannya.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as kopi bunga
Read
+Library
Rahasia Bunga Kampus

Rahasia Bunga Kampus

Namaku Marina Rasha, mahasiswi tahun pertama jurusan tari. Belum satu bulan sejak kuliah, sudah secara diam-diam disebut sebagai bunga kampus oleh para pria. Saat berjalan di kampus, tatapan-tatapan itu melingkari tubuhku seperti ular, dari dada hingga ke paha, lalu kembali ke wajahku. Aku tahu apa yang mereka pikirkan, pikiran-pikiran kotor dan penuh nafsu.
61.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as kopi bunga
Read
+Library
Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Kursi-kursi kulit yang telah usang terasa nyaman dan lukisan lokal menempel indah pada dinding. "Selamat datang di Kafe Bija Kuprum!" Antusiasme sang barista tampak begitu asli, tidak dibuat-buat. Papan nama yang dia pakai bertuliskan "Anwar". Senyumnya sangat lebar saat dia menatapku dan bertanya, "Pertama kali di sini?" Aku mengangguk, entah mengapa merasa tersentuh dengan sambutannya. "Kalau begitu, kamu harus coba kopi andalan kami yang dibuat dari biji kopi Kombula dengan sentuhan vanila dan kulit jeruk. Percaya padaku, rasanya pasti bikin kamu ketagihan."
109.0K viewsOngoingAdded to Library 298 Times as kopi bunga
Read
+Library
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

"Nah, kalau kopinya sudah siap disruput and uap hangatnya sudah menyebar begini kan hati jantan Mas Madun bisa fokus memikirkan tabungan modal ruko kelontong kita nanti, tanpa perlu tegang ketakutan digerebek satpol pp akibat hasrat lubang rahim menantang maut siang ini!" ​Tiba-tiba, Catherine yang merasa aroma kopi itu sangat menggoda langsung memajukan posisi tubuh moleknya secara interaktif untuk ikut mengambil cangkir keramik, membuat daster Bali tipis corak bunga barong yang membungkus ketat tubuhnya nampak melorot beringas di bagian dada akibat tergesek pinggiran nampan kayu yang ditariknya dengan penuh manja ke arah bahu kirinya.
5.4K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as kopi bunga
Read
+Library
Gairah Terlarang Sang Presdir

Gairah Terlarang Sang Presdir

"Ini toples biji kopi, ada enam toples dan masing-masing toples sudah kita beri nama daerah asalnya sekalian. Marvel mengangguk, lalu menunduk sedikit. Ia membuka salah satu toples itu dan mencium aromanya. "Hmm, saya suka aromanya. Meskipun kuat, tapi nggak nyengat. Selain itu, nggak terlalu basah dan kering juga, pokoknya pas deh. Apa di sini ada tim khusus yang menanganinya?" Pak Nizam mengangguk mantap. "Benar, Pak. Kita punya tim khusus yang mengatur ini semua. Untuk produk kopi ini, kita pakai metode oven manual supaya aroma aslinya tetap terjaga.”
10887 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as kopi bunga
Read
+Library
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Ia menunjukkan takaran bubuk kopi dan gula yang presisi, tidak kurang, tidak lebih. “Dan ini bagian terpentingnya, Pak,” kata Joko sambil menunjuk teko air yang mendidih. “Jangan langsung dituang semua.” Ia menuangkan sedikit air panas ke atas bubuk kopi, hanya cukup untuk membasahinya. Bubuk kopi itu langsung mengembang dan mengeluarkan buih kecil, melepaskan aroma terbaiknya. “Biarkan dulu sekitar tiga puluh detik, Pak. Biar aromanya keluar semua. Kakek saya bilang, ini namanya ‘membangunkan kopi’.”
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 428 Times as kopi bunga
Read
+Library
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Asapnya menari pelan di udara, membingkai dua wajah yang duduk saling berhadapan. Zayyan duduk tenang, tangannya cekatan saat menuangkan kopi hitam ke dalam cangkir Mahesa. Gerakannya halus, nyaris meditatif, seperti barista profesional yang tahu persis bagaimana memperlakukan kopi dengan respek. “Ini dari biji kopi luwak produksi kami sendiri,” ujarnya sambil tersenyum kecil. “Pak Pradana, mau coba dan lihat apakah cocok di lidah Anda?”
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 814 Times as kopi bunga
Read
+Library
Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

Terjebak di Ranjang Panas Tuan Gama

Bunga tak mengiakan ataupun membantah itu, dia hanya fokus membuatkan suami majikannya kopi. "Kalau Sofia memberikan kamu gaji yang begitu kecil, kenapa tawaranku kemarin kamu abaikan?" tanya pria itu lagi. Bunga membalikkan badannya, dia mendekat ke arah Gama seraya tersenyum kaku. "Silakan diminum, Pak.” Bunga meletakkan kopinya di atas meja. “Saya izin ke kamar dulu, harus menghubungi keluarga. Kalau Anda butuh sesuatu langsung panggil saya."
6.4K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as kopi bunga
Read
+Library
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Mereka mengunjungi perkebunan kopi milik orang tua Dimas yang luas. Pohon kopi sedang musim berbunga yang rasanya sungguh menakjubkan. Hamparan bunga warna putih dengan harum semerbak sangatlah menentramkan. Ingin rasanya rebah telentang dengan memandangi langit-langi yang berisikan bunga-bunga . Lebah-labah pun begitu asyik menyesapi madu dan tidak peduli dengan rombongan orang-orang yang datang.
10437.4K viewsCompletedAdded to Library 10.9K Times as kopi bunga
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status