Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

kata seorang pria gemuk dengan kumis tebal. Tak lama kemudian, muncul seorang pria berusia sekitar 45 tahun dengan tubuh tegap dan wajah keras. Bajunya kaos hitam ketat yang memamerkan otot-otot lengannya yang dipenuhi tato. Ini Bang Sugeng, pemimpin PPBI cabang Jembatan Merah. "Joko," panggilnya dengan suara berat. "Masih kurang 10 juta. Kapan lu bayar?"
10579.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.8K kali sebagai kost jabat
Baca
+Pustaka
Ditinggal Suami, Dinikahi Adik Ipar

Ditinggal Suami, Dinikahi Adik Ipar

balas pria bermata sipit itu dengan wajah sedikit kecewa. "Begini saja, bagaimana kalo Koko beri sebesar biaya berobat anak dan istri saya tiap bulan sampai senilai dua ratus juta? Jaminkan sesuatu milik Anda yang bisa saya bawa?" kata Javaz bernegosiasi.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai kost jabat
Baca
+Pustaka
Dewa Naga Terpilih

Dewa Naga Terpilih

"Siapa pria ini dan berapa harga yang kau inginkan, Hurt?" Jaquer yang dilempar oleh Richard Hurt hanya meringkuk tanpa daya. Semua yang terjadi pada dirinya membuatnya harus diam memendam setiap penghinaan yang ditujukan mereka padanya. "Aku ingin sebidang tanah di Dubai, juga kemakmuran tanpa batas." Kalimat itu meluncur dengan cepat dari mulut Richard Hurt. Ketua Sekte Bulan Sabit Jordan Wang menatap tajam pada pria paruh baya dengan perut buncit yang tidak lain adalah Richard Hurt. Namun, pria itu hanya tersenyum tipis.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kost jabat
Baca
+Pustaka
JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

Bisa jadi Mustafa sengaja tak memakai thobe agar bau kasturi yang menguar dari tubuhnya bisa tercium Dinda). (*Bisht adalah jubah pria Arab yang dikenakan di atas thobe (gamis pria). Dinda yang selalu terbius aroma kasturi tak berkutik dalam jubah sang pria. Wanita ini pun menciumi dada sang pria yang berbulu lebat. “Suka?”
1074.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kost jabat
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Pembantu Jandaku

Jerat Cinta Pembantu Jandaku

Dia adalah juragan Jarwo si pemilik kebun sawit berhektar-hektar itu. Bagi Kanaya, ini adalah pertemuan langsung pertamanya dengan juragan Jarwo. Sebelumnya, Kanaya hanya pernah melihat saja, tapi tidak pernah bertatap muka secara langsung. “Selamat pagi, Juragan.” Jarwo kemudian duduk di sofa single. Dengan matanya, Jarwo menatap Kanaya dengan intens. Jarwo sangat kagum dengan kecantikan kanaya yang masih sangat muda. Dan jarwo harus akui, jika Kanaya lebih cantik dari keempat istrinya.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kost jabat
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

tanya Davian tiba-tiba. Viona menoleh, menatap suaminya dengan ragu. Davian yang biasanya memegang pulpen mahal untuk menandatangani kontrak jutaan dolar, kini ingin memegang kuas? “Kau serius? Jasmu bisa terkena noda cat, dan aku tidak mau mendengar keluhanmu soal harga setelan itu nanti.”
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai kost jabat
Baca
+Pustaka
Jerat CEO: Menjadi Istri Kontrak

Jerat CEO: Menjadi Istri Kontrak

Selena mengabarkan bahwa para investor telah hadir dan Livina segera berjalan ke arah pintu untuk menyambut mereka. “Halo, terima kasih telah datang ke perusahaan kami. Mari, masuk ke dalam ruang rapat,” Livina tersenyum manis dan menjabat pria yang ada di depannya. “Halo, perkenalkan saya Mercy Jarshey. Tuan..” ucapan Mercy terhenti ketika sebuah dehaman berat pria menginterupsi perbincangan mereka. “Ah ini dia, Tuan Arion yang akan menjadi calon investor perusahaan kalian,” lanjut Mercy.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kost jabat
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta sang Tuan

Jerat Cinta sang Tuan

Mereka juga menguasai lahan kosong yang kini menjadi pusat tempat hiburan di perbatasan menuju kota. "Toni masih punya anak laki-laki yang sampai saat ini tidak kita ketahui, Tuan." Daris mengingatkan. "Dan Stefan." Ia menyebut salah satu rival Aro di bidang usaha hiburan. "Dia siap melakukan apa saja demi melihat Tuan hancur. Mereka semua bisa memanfaatkan dia." Menggaruk dagunya malas, Aro menantang, "Caranya? Coba sebutkan salah satu cara mereka memanfaatkan Bulan."
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kost jabat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status