Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEAK

LEAK

tanya Mahesa dengan nada sedikit meninggi. "Pantas saja tidak ada cewek yang mau sama kamu." Sebuah jawaban yang sangat menonjok hati Mahesa. Sehingga raut wajahnya menjadi merah dengan kedua mata melotot. Lalu ia bergerak ke depan, menyelinapkan kepala di antara Arjuna dan sang sopir. "Anj .... " Hampir saja Mahesa mengucapkan nama hewan yang suka menjulurkan lidahnya. Jika saja ia tidak mengingat kastanya yang tinggi. Lebih tinggi dari Shima dan setara dengan Arjuna—Brahmana.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kost mahesa
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dewa Pedang Mahesa

Pembalasan Dewa Pedang Mahesa

Mahesa mengerjap, meski tak melihat apa-apa. “Siapa... kau?” lirihnya. “Aku orang terakhir yang menghuni lembah ini dan belum dimakan kegilaan. Namaku... Ki Cipto.” Mahesa mencoba bangkit, tapi punggungnya menjerit. Luka di bahunya masih basah. Tangannya meraba dada, lalu wajah. Tidak ada luka baru, tapi tubuhnya seperti habis digilas gunung.
720 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kost mahesa
Baca
+Pustaka
Merebut Hati Suamiku

Merebut Hati Suamiku

jawabnya tegas. Kepalaku mangut-mangut. Sebenarnya Mahesa adalah sosok pria sempurna. Selain pintar dan seorang ustadz muda, ia juga tampan dengan garis wajahnya yang tegas. Kulitnya sawo matang, tetapi bersih. Penampilannya juga rapi dan selalu wangi.
1063.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kost mahesa
Baca
+Pustaka
Ksatria Prabangkara

Ksatria Prabangkara

sahut lelaki tua yang tak lain adalah Ki Mahesa pemimpin perguruan ekor naga emas. Disisi lain Empu Among Jiwa sedang berusaha untuk berdiri setelah menerima serangan tiba-tiba dari Ki Mahesa. “Terkutuk kau, apakah kau tidak malu menyerang seseorang dari belakang,” hardik Empu Among Jiwa sambil menatap tajam ke arah Ki Mahesa. Ki Mahesa mengalihkan pandangannya ke arah Empu Among Jiwa. “Aku hampir saja lupa dengan dirimu, baiklah akan aku bereskan dirimu terlebih dahulu,” ucap Ki Mahesa dengan nada meremehkan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai kost mahesa
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Master Mahesa, nama yang telah lama menghiasi dunia seni rupa dan perhiasan, adalah legenda hidup. Salah satu karya terkenalnya, Keceriaan Anak-anak, pernah memukau pengunjung Pameran Nasional tujuh belas tahun lalu. Hanya dengan batu permata seukuran telapak tangan, ia mampu mengukir emosi mentah—ketegangan antara seorang ibu dan anak—dengan detail menakjubkan, nyaris surealis. Karya itu akhirnya dibeli oleh bangsawan luar negeri dengan harga yang tak pernah diumumkan.
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 862 kali sebagai kost mahesa
Baca
+Pustaka
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Pinta Ajeng. "Eh, enak aja! Kamu pikir tinggal dini gratis? Anggap saja itu bayar makan dan tempat tinggal kamu selama satu tahun lebih. Kalau kamu kost di luar bisa-bisa lima puluh juta." Sergah Bu Ida.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai kost mahesa
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Melihat sosok itu, Hasta langsung berlutut menyembah "Gusti Mahesasura yang maha sakti, hamba ingin minta bantuan anda. Turunkanlah wabah penyakit di desa Taladwaja ini." Mahesasura dengan suaranya yang berat dan besar bertanya "Untuk apa kamu memintaku menurunkan wabah penyakit pada orang-orang itu?" "Orang-orang itu adalah musuh Majapahit yang harus hamba perangi. Hamba ingin memperoleh kemenangan dengan mudah. Jika hamba berhasil memperoleh kemenangan, hamba akan mendapatkan kenaikan jabatan."
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai kost mahesa
Baca
+Pustaka
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tawa bariton sang Iblis membelah kawah, menantang langit Mongso Ketiga. ​"Bukan urusanmu, katamu?" dengus Mahesa, aura hitamnya meledak semakin masif. "Sayang sekali, di mataku, kau adalah satu-satunya obat yang paling berharga. Dan aku, Mahesa Kurda, tidak pernah menerima penolakan."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kost mahesa
Baca
+Pustaka
Istri Cerewet CEO Anti Skandal

Istri Cerewet CEO Anti Skandal

katanya dengan mata yang melotot. Mahesa berdeham. "Maksudku… kamu nggak kelihatan murahan." "Itu pujian atau klarifikasi darurat?" tanya Nara bete. Mahesa menghela nafas. "Aku nggak biasa ngobrol panjang lebar." "Kelihatan," balas Nara cepat. "Kalau lomba irit kata, kamu juara satu." ledeknya secara terang-terangan.
730 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kost mahesa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status