Kak, Aku Kedinginan
Nanikepala terasa dinginnenek di rumah sakitpingsan tapi masih sadargambar infus digantung di rumah sakit
Berlutut di depan pintu besi yang diselimuti lapisan es, aku mati-matian bersujud memohon, mengatakan bahwa aku takut dingin, aku akan mati kedinginan di dalam sana.
Namun, yang kudapat hanyalah ejekan dingin dari Kak Eki.
"Kedinginan apanya! Gara-gara ulahmu Nara sampai demam. Semua ini memang akibat perbuatanmu sendiri. Membuatmu kedinginan sebentar justru bagus, biar kau sadar. Kau nggak bakal mati!"
Kak Dimas bahkan langsung mencabut satu-satunya sakelar darurat di dalam ruang pendingin, memutus seluruh jalan hidupku.