Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kubeli Harga Dirimu, Mas!

Kubeli Harga Dirimu, Mas!

“Ibu cuma ingin memastikan Mbak baik-baik aja. Dia takut Mbak kesepian.” “Kesepian bukan alasan untuk mencampuri hidup orang lain,” potong Gendis dingin. “Aku sudah cukup bahagia dengan caraku sendiri. Lagi pula ada Mbak Nawang di sini. Tidak ada alasan bagiku untuk kesepian.” Hening. Ayu menunduk, memainkan ujung bajunya. “Mbak, Ibu sakit serius. Mungkin nggak lama lagi...”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Part 109 Pov Dina "Hahahahahahaha ya iyalah sekarang kalian gak bisa ngebully aku karna aku anak Bimbim yang akan membuat pembalasan!" ucapku geram. Rasakan pembalasan ku ini wahai antek Satria bi*d*b!
1038.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegant) 186. Bergulat! (Bagian A) [Baru punya toko kecil begitu saja, sudah sangat sombong! Heh ingat, ya! Kamu itu bukan siapa-siapa, tapi sombongnya naudzubillah. Dasar OKB!]
9.6235.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.5K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar Kakak Iparku

Obsesi Liar Kakak Iparku

Wajar saja jika banyak wanita yang menyukai Kaka iparnya itu. “Jangan di atas doang dong!” seru Samudra tersenyum smirk. “Iya,” jawab Aria pelan. Aria lalu sedikit ke bawah dan ia bisa merasakan perut sixpek milik kaka iparnya. ‘GILAA!! Ini perut bagus bener.’ Ucap Aria dalam. Ia tanpa sadar sudah meraba perut sixpek milik kaka iparnya cukup lama di tempat yang sama.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
KUBELI KESOMBONGAN KELUARGA SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN KELUARGA SUAMIKU

Tanganku mengepal mendengar pertanyaan kakak iparku itu. "Mas, aku ini istrimu. Lihat, anakmu saja belum besar. Kenapa kamu tega, Mas? Dan kamu, j*l*ng! Berani kamu merebut suamiku?" teriak Kak Caca, beberapa pengunjung menoleh ke arah kami. Bahkan seorang pelayan langsung mendekat, meminta kami untuk bersabar. "Maaf, Mbak." "Maaf? Maaf, hah? Kamu pikir, dengan maafmu itu, sakit hatiku langsung sembuh? Iya?"
1035.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Wajahnya yang semula tampak lelah kini berubah menjadi penuh kesombongan. “Sombong?” Akeng mendengus sinis. “Tentu saja aku sombong. Aku punya alasan untuk itu. Aku lebih berbakat daripada kalian semua!” Ucapannya dipenuhi nada menghina, membuat banyak orang di sekitar mereka merasa tidak nyaman. Dia melangkah lebih dekat, ekspresinya berubah semakin arogan.
9.8226.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Jimmy Chuu
pembaca yang terhormat Mohon maaf akhir-akhir ini jumlah koin yang harus kalian habiskan sedikit banyak. Hal ini disebabkan author harus menulis kata di atas 1300 kata Karena untuk membuat bab tersebut lebih detail. jika di bawah 1300kata, takutnya Pesan yang ingin disampaikan tidak bisa ditangkap
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Baca Semua Ulasan
Dikhianati Mantan, Dinikahi Penguasa Tak Terkalahkan

Dikhianati Mantan, Dinikahi Penguasa Tak Terkalahkan

“Mereka buta apa? Aku lebih sukses sekarang! Aku lebih berharga!” Kemarahan dan kesombongannya makin menebal, tanpa tahu bahwa langkah-langkah sombongnya perlahan sedang menggiringnya menuju karma yang tak bisa ia hindari. Andreas benar-benar berada di masa di mana egonya tidak bisa dikendalikan lagi. Setiap langkahnya penuh gengsi.
1056.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Perlahan Mencintaimu

Perlahan Mencintaimu

Icha tersenyum sedikit menyombongkan diri. “cita-cita kamu mau bikin hotel yang kaya gini kan? Aku yakin kamu pasti bisa, karena kamu sangat bertalenta dan berjiwa pantang menyerah” “jangan terlalu dipuji dy, nanti aku malah jadi sombong”
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
DITALAK SETELAH AKAD

DITALAK SETELAH AKAD

"Itu kamu sudah memaksa namanya. Apa menurutmu, Kinarsih begitu hina? Dan anakmu, juga kamu, lebih mulia? Hati-hati dengan sifat sombong. Itu adalah sumber petaka. Bukankah iblis pun keluar dari surga, karena kesombongannya? Menganggap dia lebih mulia dari manusia yang hanya terbuat dari tanah sedangkan dia dari api? Takutlah pada Allah, Niah." "Allah ... tak ada niatku untuk sombong, Bang. Apalagi seperti iblis. Ya Allah ... jangan hujamkan kalimat-kalimat itu. Sakit, Bang. Ibu mana yang tak ingin anaknya bahagia? Dipandang masyarakat?"
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai kubeli kesombongan iparku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status