KUBELI KESOMBONGAN KELUARGA SUAMIKU
Tanganku mengepal mendengar pertanyaan kakak iparku itu.
"Mas, aku ini istrimu. Lihat, anakmu saja belum besar. Kenapa kamu tega, Mas? Dan kamu, j*l*ng! Berani kamu merebut suamiku?" teriak Kak Caca, beberapa pengunjung menoleh ke arah kami. Bahkan seorang pelayan langsung mendekat, meminta kami untuk bersabar.
"Maaf, Mbak."
"Maaf? Maaf, hah? Kamu pikir, dengan maafmu itu, sakit hatiku langsung sembuh? Iya?"