Koma
Aduhhh, senangnya lihat musuh menderita.
"Good boy." aku sedikit berjingkat mengacak-acak rambut Oja.
Laki-laki itu menghunuskan tatapan tajam kepadaku, tentu saja diriku yang kalem ini kaget dan berhenti membuat rambutnya berantakan. Kenapa anjing penurut ini tiba-tiba menggonggong.
"Gue bukan anjing lo," ketus Oja.
Dia kemudian berlalu meninggalkanku yang masih termangu dengan ucapanya, kupikir dia mulai menakutkan, lihat saja barusan Oja berucap seolah bisa membaca pikiranku.
Bab Populer