Sang Penunggu Pengantin
tanya Mas Bayu dengan nada menggoda membuat jantungku semakin berdetak cepat, terbayang dalam pikiranku bagaimana nanti ketika malam pertama, apa aku bisa menahan detak jantungku ini yang seperti sedang berlomba berdetak dengan jarum jam, atau jangan-jangan jantungku ini akan meledak.
Aku menarik nafas dalam lalu menoleh pada Mamah yang hanya bisa tersenyum, lalu memalingkan wajahnya ke arah para tamu undangan yang sedang mendengarkan MC memberitahu mereka, bahwa kedua mempelai akan meninggalkan pelaminan untuk mengganti baju pengantin, namun ada salah seorang tamu undangan bertanya, “Pengantin wanitanya baik-baik saja kan? Tadi kelihatannya mau pingsan gitu?”
ตอนยอดนิยม