Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Damai Dalam Poligami Sesion 2

Damai Dalam Poligami Sesion 2

Aku mengikuti dari belakang, Di halaman samping yang tak seluas bagian depan, sebuah gazebo berukuran cukup besar dari kayu berdiri menaungi sebagian taman. Pak Salim menarik sebuah baby walker--kursi bayi bulat dengan pengaman dan roda agar bayi dapat bergerak dan belajar berjalan. Hanya saja ini tampak bukan seperti produk dari toko perlengkapan bayi biasa tetapi kemungkinan pesanan khusus.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Kai berbisik, “Itu... siapa?” “Bukan siapa,” jawab Ustadz Faris lirih. “Itu adalah Kursi Jawaban. Hanya bisa diduduki oleh mereka yang bersedia menghapus dirinya dari dunia.” Lena menatap kursi itu. “Kita mencari jawaban, tapi setiap kita mendekat, justru semakin banyak yang harus kita lepaskan.” Bayangan itu menatap balik. Bukan dengan mata, tapi dengan pemahaman. Lalu ia berbicara, tidak dengan suara, tapi dengan struktur.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
MENGUAK KEMATIAN ISTRI DAN CALON ANAKKU

MENGUAK KEMATIAN ISTRI DAN CALON ANAKKU

Seru ustadz Safar yang sudah berada di pendopo, sedangkan Aaron beliau perintahkan untuk mengangkat sebuah kursi yang terbuat dari kayu. "Dudukkan di sini, cepat!" Ustadz Safar melepaskan sorbannya. "Argh! Lepaskan! Lepaskan!" Teriak iblis dalam tubuh Yura, ia berontak. Pegangan Jovan dan Jovi semakin kencang. Ustadz Safar di bantu oleh Aaron dan Elkan mengikat tubuh Yura pada kursi kayu tersebut. "Kyai! Ada apa?" Tegur beberapa santri yang sempat terganggu tidurnya karena pekikan dan suara tawa Yura. Ustadz Safar menatap mereka satu persatu sambil berpikir.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Dan, memilih opsi Lihat Kursi Yang Tersedia segera muncul denah kursi dalam studio. "Lihat, kursi yang berwarna abu-abu. Itu berarti, kursi tersebut sudah di pesan." Diara mengambil alih ponsel Darel. Menghitung kursi yang berwarna abu. "Ra.. di bawahnya sudah ada jumlah kursi yang terpesan. Tidak perlu repot-repot menghitung lagi," jelas Rendi. "Oh...maaf. Aku tidak tahu. Hehe." Di detik selanjutnya, ia terkesiap.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
Ternyata Ibuku Dijadikan Babu

Ternyata Ibuku Dijadikan Babu

Bab 6 PoV (3) Silvi membantu Rania yang sedang mencuci piring usai sarapan. "Mbak, kenapa repot sih. Biar aku yang cuci, Mbak duduk aja sana nonton tv sambi temanin Hafiz main aja!" ucap Silvi dan mengambil spons dari tangan Rania. "Kamu nih Sil, mbak gak mau dong duduk manis aja. Biarkan Mbak yang cuci, nanggung nih," ucap Rania dan meminta sponsnya kembali.
1044.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
LONELY TOGETHER

LONELY TOGETHER

Tempat perabotan seperti kursi dan set meja serta lemari dan rak. “Kursi untuk ruang tamu? Bukan sofa?” Gaia bertanya melihat ruang tamu dalam gambar di ponsel milik Raga. Laki-laki itu masih memperhatikan beberapa kursi yang cukup ramping dari kayu di sana. Gaia kemudian memperhatikan sebuah kursi dengan rongga di bagian bawahnya. Ada beberapa macam ukuran dan sepertinya unik dengan design di rongga yang mungkin bisa berfungsi sebagai tempat penyimpanan. “Ini aja? Cukup murah, kita bisa beli kursi dan mejanya terpisah?” Gaia terlihat cukup senang dengan apa yang dia pilih. Raga masih diam dan menunjukkan ekspresi yang tidak setuju tentu saja.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

Terlebih pada pria yang duduk di kursi roda, aku sangat membencinya. "Ngapain? Lo pikir gue datang kemari buat ngabisin malam pertama bareng lo? Ck, gak usah berharap banyak. Inget ini cuman pernikahan kontrak." Tanganku terkepal kuat mendengar penuturan pria kursi roda itu. Dasar orang kaya! Memangnya aku tak punya hati apa? Memang benar orang yang banyak hartanya pasti takpunya hati.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

Baru saja semalam mereka belajar catur, namun sepertinya Giselle masih benar-benar pemula jika dihadapkan dengan serangan-serangan yang dilancarkan Akira. Mereka berdua beranjak ke dapur Akira dan duduk bersama di meja makan minimalis yang Akira beli di toko furniture Vivere. Gajinya yang dia tabung sedemikian rupa lewat berbagai macam instrumen investasi, sehingga bisa membeli set meja makan yang Akira incar sejak lama.
1029.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
WRONG TURN

WRONG TURN

Satu-satunya indikasi hanyalah napasnya pendek dan lebih cepat. Gabe datang dari lantai atas, membawa kursi yang lebih tepat untuk situasi ini, dengan punggung kursi terbuat dari kayu sungguhan dan kaki yang lebih panjang dari pada kursi desainer pendek yang ada di sini. “Aku punya satu.” Dia menaruh kursi itu di antara sofa dengan sedikit suara kayu menyentuh lantai terdengar yang membuat Tennyson kaget.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
Early Marriage

Early Marriage

Kursi beasr terbuat dari jati kualitas tinggi dengan ukiran khas Jepara, menjadi tempat kami mendaratkan tubuh. Dari dalam ruang tengah, atau mungkin ruang makan? Terdengar gelak tawa beberapa orang. Kami tak langsung menuju ke sana, karena khawatir ada tamu penting. Bang Al membaringkan badannya di kursi besar ini dan gue duduk menyangga kepalanya. Tatapan kami beradu, sesaat gue tersesat dalam kelam manik pria itu. Senyum pria ini mengembang menampilkan sepasang lesung pipi yang menambah pesonanya semakin terpancar.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai kursi buat bab
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status