Sentuhan Berondong Sewaanku
Jawab Dini dengan cepat.
Kekesalan Aina yang dari tadi berusaha ia tahan, akhirnya meluap juga. “Ya, saya tau kamu buka pintu bagian depan itu, pasti buat duduk di kursinya. Tapi yang mau saya tanyain itu, kenapa kamu duduknya di kursi bagian depan?” ucapnya dengan wajah yang sudah berubah merah akibat rasa kesalnya.
Dini yang masih tak paham dengan ucapan Aina, semakin mengernyitkan dahinya. “Kalo ga di kursi depan, terus Dini harus duduk di mana?” tanya Dini dengan raut wajah herannya.