Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

Terlebih pada pria yang duduk di kursi roda, aku sangat membencinya. "Ngapain? Lo pikir gue datang kemari buat ngabisin malam pertama bareng lo? Ck, gak usah berharap banyak. Inget ini cuman pernikahan kontrak." Tanganku terkepal kuat mendengar penuturan pria kursi roda itu. Dasar orang kaya! Memangnya aku tak punya hati apa? Memang benar orang yang banyak hartanya pasti takpunya hati.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as kursi sudut ruang tamu
Read
+Library
Istri Pilihan Ibu

Istri Pilihan Ibu

Tidak elok bila tamu hanya dibiarkan hanya berdiri saja depan rumah. Kursi kayu yang ada di rumah tamu hanya ada empat buah. Siti membawakan satu kursi plastik untuk tempat duduk Gemi. Ia sendiri pamit undur diri ke belakang untuk membuatkan minuman untuk para tamu.
9.8K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as kursi sudut ruang tamu
Read
+Library
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

kata Pakde Dewo sambil mempersilakan. Mereka masuk ke dalam. Ruang tamunya luas, dengan nuansa kayu yang hangat. Kursi-kursi besar, meja rendah, dan beberapa pajangan yang kelihatan tua tapi dijaga baik. Mereka duduk. Agung langsung selonjoran santai, Putra masih lihat-lihat, Rangga duduk santai, dan Wira seperti biasa diam tapi memperhatikan. Pakde Dewo duduk di depan mereka.
10623 viewsCompletedAdded to Library 22 Times as kursi sudut ruang tamu
Read
+Library
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

Kursi pada bagian ruang tamu, terbuat dari kayu jati yang diukir dan di pernis hitam dengan spons empuk berwarna coklat muda. “Lena.., sekarang sudah jam tiga sore. Om akan antar kamu sampai halaman Apotek. Lalu kamu pesan aja gojek. Sampai di rumah, Om yang akan bicara sama mama kamu, gimana?” tanya Herlambang memandang ke arah Elena yang duduk persis di dekat arah pintu ruang tamu yang telah dibukanya.
9.780.9K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as kursi sudut ruang tamu
Show Reviews (24)
Read
+Library
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Read All Reviews
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Bumi menunjuk bagian tengah halaman, "...meja-meja bundar, tidak banyak, tapi cukup, dikelilingi kursi dengan warna-warna netral, mungkin krem atau abu pucat." Rio mengangguk, menatap sketsa itu dengan saksama. “Aku suka. Jadi nggak semua tamu berdiri atau duduk di kursi panjang seperti pesta besar, ya?” “Benar,” lanjut Bumi. “Kita buat beberapa area duduk lainnya, di sudut-sudut taman. Ada yang hanya dua atau tiga kursi, seperti pojok-pojok percakapan. Nah, yang paling penting: kalian tidak akan hanya duduk di pelaminan.”
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as kursi sudut ruang tamu
Read
+Library
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

Pintu utama berupa pintu ganda yang begitu tinggi, Pak Seno segera membuka pintu yang tidak terkunci itu. Kamipun masuk ke ruang tamu, terdapat kursi tamu dari jati dengan busa yang empuk berwarna coklat kombinasi krem dengan ukiran seperti singgasana raja-raja di drama kolosal yang pernah kutonton. Jendelanya ditutupi gorden dengan warna senada kursi tamu. Di sudut ruangan terdapat guci-guci dan lemari hias.
1084.3K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as kursi sudut ruang tamu
Show Reviews (26)
Read
+Library
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Read All Reviews
Anak yang Kubenci

Anak yang Kubenci

Monggo Pakdhe, Budhe, Lek, semuanya ayo masuk," kataku mempersilakan. Mereka semua duduk di kursi ruang tamu hingga nampak penuh. Maklum kursi tamu di desa ya seperti itu terdiri dari satu kursi panjang, tiga kursi single dan satu meja. Bila ada tamu rame-rame seperti ini, langsung penuh.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 327 Times as kursi sudut ruang tamu
Read
+Library
MALAM PANAS DENGAN SUAMI ORANG

MALAM PANAS DENGAN SUAMI ORANG

“Meja itu belum sepenuhnya siap. Aku akan minta mereka menggantinya dengan yang lebih ergonomis. Tapi untuk sekarang, gunakan saja itu.” “Baik, Tuan,” jawab Karin sambil mulai membuka tablet kerjanya. Karin mulai membuka folder digital yang dikirim Erika. Matanya mulai bergerak cepat, menjelajahi arsip demi arsip. Dan di antara semua file itu, matanya terpaku pada satu desain ruang tamu bergaya minimalis dengan panel kayu melengkung di sudut barat. Tangannya bergetar ringan. Ia membesarkan gambar itu.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as kursi sudut ruang tamu
Read
+Library
Frozen in Love

Frozen in Love

Justru yang jadi merasa kian tak nyaman. Ruangan yang mereka datangi itu tidak terlalu luas, tapi ditata dengan akurasi yang pantas mendapat aplaus. Ada sebuah meja tulis dan kursi yang tampak empuk di salah satu sudut. Sebuah sofa two seater dan daybed mengisi kekosongan di dekat pintu masuk, disusun berhadapan. Keduanya berwarna off-white. Bantal kursi bermotif hitam putih menjadi aksen yang menarik. Sebuah meja pendek bundar yang dipenuhi majalah kuliner, melengkapi ruangan itu.
1022.1K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as kursi sudut ruang tamu
Read
+Library
Cinta Satu Malam Tanpa Komitmen

Cinta Satu Malam Tanpa Komitmen

Itupun abu-abu hanya sedikit sekali, hitam dan putih yang mendominasi segalanya. Tatanan ruang tamu Valerie sangat rapih, tidak ada satupun barang yang tidak pada tempatnya. Lebih tepatnya, tidak terlalu banyak barang di ruangan itu. Hanya sofa berukuran sedang 2 buah, dengan lemari buku di sampingnya. Sisanya hanya terbentang karpet bulu berwarna hitam. Suasana yang nyaman untuk ngobrol tanpa terkesan formal. Kemudian bergeser sedikit ada sebuah meja makan besar berbentuk bulat, dan 3 buah kursi yang mengelilinginya. Juga sebuah kulkas di dekatnya.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as kursi sudut ruang tamu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status