DIPTA
Enam bulan berlalu, ceritanya mulai menemukan pembaca, lalu naik, lalu semakin ramai dan dari sana semuanya berubah.
Sekarang, Aira sudah menerbitkan belasan hingga puluhan novel online. Dua di antaranya bahkan sudah diterbitkan dalam bentuk buku fisik oleh penerbit. Beberapa karyanya diterjemahkan ke dalam empat bahasa, Indonesia, Melayu, Inggris, dan Mandarin. Meski sukses perlahan datang, Aira tidak pernah benar-benar merasa “sampai”. Karena di dalam dirinya, masih ada satu arah yang tidak pernah hilang.
Hot Chapters