Ahli Waris
“Lah, mau kamu itu apa? Minta cium, atau ehem-ehem? Nggak mau ah! Kamu bau kambing!”
Aku tersenyum. Akhirnya Cinta bisa sedikit bercanda denganku. Memang sih. aku sama dia bau kambing. Dan, lebih tepatnya sangat berantakan. Tapi, karena ketampananku yang sangat maksimal, masih saja para wanita di pasar ini tersenyum melambaikan tangan ke arahku. Ketampanan itu tidak bisa ditukarkan dengan apapun. Ibu sama Bapak memang luar biasa saat membuatku. Pasti mereka ngidamnya makanan. Seperti Sri Sultan. Tahukan kalian, kalau Sri Sultan itu adalah raja dari segala Kesultanan Jawa. Pasti makanannya enak dan berkualitas kayak aku ini.
“Ya wes. Kamu tunggu di sini dulu jangan kemana-mana. Aku mau cari p
الفصول الرائجة