Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Merasakan sakit tidak terkira Bahkan, jiwaku lemas melihatnya Aku menangis, dia tambah menangis Akhirnya aku tertawa, dia tersenyum Bahagiaku, ternyata bahagianya Aku tidak menyangka, mataku untuknya Betapa tidak mungkin aku menginjak Semata hidup hanya untuknya Ibuku, berjalan dari gunung satu Mengunjungi gunung selanjutnya Untuk pertahanan hidup kita Jika aku menangis, dia berkata “Untuk apa kamu menangis, hidupmu masih panjang, teruslah berjuang, anakku!” Itulah ibuku, hidupku selalu ibuku Setelah membacakan sajak itu, saya terdiam sejanak, menyembunyikan air mata yang akan tumpah. Entah kenapa santri-santri banyak yang menangis pula, lebih-lebih santri putri. Saya yang berdiri di depan,
8.99.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai lagu bagaikan bejana
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Aku mendengar suara... seperti nyanyian ibu. Tapi itu bukan suaranya.” Liora menatapnya. “Aku juga. Suara itu seperti menyebut namaku, tapi dalam bahasa yang tidak pernah kupelajari.” Kael menatap Bara, nada suaranya tegang. “Kau tahu apa yang terjadi?” Bara menatap api unggun. “Mereka sedang beresonansi. Jiwa kalian tersentuh oleh nada lembah.” “Dan apa yang akan terjadi kalau kita terus di sini?” Kael menekan kata-katanya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lagu bagaikan bejana
Baca
+Pustaka
Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

Detektif Zen: Rencana Paling Sempurna

Aku mengerti Perjalanan hidup yang kini kau lalui Kuberharap Meski berat, kau tak merasa sendiri Kau t’lah berjuang Menaklukkan hari-harimu yang tak mudah Biar kumenemanimu Membasuh lelahmu Celline kemudian bersiul asal-asalan. Dia mengambil sisir dan mulai menyisir rambutnya. Sesekali dia tersenyum melihat bayangan di cermin yang mengikuti semua gerak-geriknya. Gadis yang cantik dan penuh gairah hidup. Bapa, sentuh hatiku Ubah hidupku menjadi yang baru Bagai emas yang murni Kau membentuk bejana hatiku
9.96.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai lagu bagaikan bejana
Tampilkan Ulasan (68)
Baca
+Pustaka
Ega Candra
Waduh, saya dijadikan tokoh beneran. Saya pikir Bu Susan cuma bercanda. Tahunya beneran. Hahaha. Jadi pasukan coklat. Dari biru berubah coklat. Pak Arif juga. Wahahaha. Dari polmil jadi polisi. Seru tapi ceritanya. Jangan lupa, Bu. Masukin kejadian konyol yang di lampu merah malam itu.
hassannurwahidd
Cerita yang luar biasa. Temanya menarik dan cara penyajiannya cerdas. Tidak membuat bosan dibaca. Bahasanya lentur. Penulis menceritakan kisahnya dengan baik. Sehingga mudah dimengerti dan memberikan kesan mendalam. Cerita ini sarat dengan psikologi, pembelajaran tentang dunia forensik juga.
Baca Semua Ulasan
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

Bahkan sebagai peniru pun, aku adalah peniru yang buruk sehingga bisa ia baca dengan sempurna. “Apakah aku salah? Aku hanya ingin sama dengan mereka, mudah mendapatkan kebahagiaan tanpa linangan airmata. Katamu, aku akan mendapatkan kebahagiaan setelah melepaskan ikatan yang menjerat sayapku untuk terbang. Tak’kah kau lihat bahwa aku sedang berusaha terbang?” “Lepaskan Danu. Terbanglah bersamaku!” Ajakannya membuatku terpaku. Sementara penyanyi jalanan mulai melantunkan lagu ‘Begitu Benar Begitu Salah’ dengan instrumen musik jazz yang kental.
1030.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 679 kali sebagai lagu bagaikan bejana
Baca
+Pustaka
TEMAN TAPI MESRA

TEMAN TAPI MESRA

I feel fine and I feel good I feel like I never should Whenever I get this way I just don't know what to say Why can't we be ourselves like we were yesterday I'm not sure what this could mean I don't think you're what you seem I do admit to myself That if I hurt someone else Then I'll never see just what we're meant to be Every time I see you falling I get down on my knees and pray I'm waiting for the final moment You'll say the words that I can't say. Baik Sasha maupun Raga sama-sama terdiam, meresapi lirik lagu yang cukup mengena di hati mereka masing-masing.
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai lagu bagaikan bejana
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari Semesta bergulir tak kenal aral / Seperti langkah-langkah menuju kaki langit / Seperti genangan akankah bertahan / Atau perlahan menjadi lautan Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari ***
9.870.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai lagu bagaikan bejana
Baca
+Pustaka
SKANDAL PENUH GAIRAH SANG DESAINER

SKANDAL PENUH GAIRAH SANG DESAINER

Is not the words I want to hear from you It's not that I want you Not to say But if you only knew "Seperti lagu ini, kamu bisa langsung menunjukkan perasaanmu jika kamu tidak ingin mengucapkannya secara langsung agar aku bisa melihatnya dan akan memastikannya." How easy It would be to Show me how you feel More than words Is all you have to do To make it real Then you wouldn't Have to say That you love me Cause I'd already know Lea memejamkan matanya mendengarkan lirik lagu dan fokus dengan suara Valen.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 695 kali sebagai lagu bagaikan bejana
Baca
+Pustaka
Aku yang Kau Buang, Kini Tak Bisa Kau Sentuh

Aku yang Kau Buang, Kini Tak Bisa Kau Sentuh

tanya bu Tami, wanita itu pun menangis melihat putra bungsunya bertingkah seperti orang gila. “Lucu sekali, Bu. Ternyata hidupku sangat lucu. Bodoh dan lugu, sepertinya dua kata itu memang cocok disematkan pada diriku. Indah sekali penderitaanku, Bu.” Dirga menangis sambil tertawa. “Maksud kamu apa, Dirga? Tolong jangan buat kami semua bingung. Bicara yang benar, supaya kami paham dengan ucapan kamu,” imbuh Debi.
1014.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai lagu bagaikan bejana
Baca
+Pustaka
Cintaku Bagai Layangan Putus

Cintaku Bagai Layangan Putus

Siluet yang bukan milik aku. Aku sudah bisa membayangkan wajah asing yang akan menatap aku ketika perban dilepas. Aku bukan lagi diriku sendiri. Napas tercekat di tenggorokan, dan air mata menggenangi mata aku. Dia mengambil langkah maju, dan suaranya sedikit melembut. “Jangan nangis. Luka tidak membuat kamu menjadi lemah. Mereka menunjukkan kamu cukup kuat untuk bertahan. Dan sekarang, tidak ada yang bisa mengenal kamu. Itu senjata terkuat kamu.”
13.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai lagu bagaikan bejana
Baca
+Pustaka
Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

"Pada hari ulang tahun Reisha, kamu datang terlambat dengan bau alkohol karena kamu dan Rayna baru selesai bermesraan malam sebelumnya. Reisha bukan hanya tahu, tapi membantu menutupinya." "Proyek yang susah payah aku dapatkan, kamu malah serahkan ke Rayna. Kamu tahu jam itu adalah hadiah ulang tahunku, tapi tetap kasih ke Rayna." "Masih banyak lagi. Rencana dan aturan yang kamu buat sendiri, semuanya cuma alat untuk menipuku. Dan kamu ...." Aku menoleh pada Reisha yang tampak tidak tahu harus bagaimana, lalu meneruskan dengan dingin, "Kacang lupa kulitnya. Nggak ada yang bisa dibicarakan di antara kita."
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai lagu bagaikan bejana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status