Biarlah Kita Berakhir di Sini
Jika kematian adalah satu-satunya cara untuk menghapus dosa, maka sekarang dia sudah menebus semuanya.
Seperti saat itu, ketika dia diselamatkan oleh Berg dari air sungai yang sedingin es. Air mata cemasnya menetes ke dalam hati Lea yang telah lama membeku. Meski keinginannya untuk hidup sangat lemah, Berg justru berteriak keras padanya, "Meski kamu nggak ingin hidup lagi! Kamu tetap harus bertahan! Sekarang, nyawamu bukan cuma milikmu sendiri, tapi juga milikku, Berg! Kamu nggak boleh mati!"
Kini, separuh dari jiwanya adalah milik Berg.