Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tunduk di Bawah Cengkraman Sang Alpha

Tunduk di Bawah Cengkraman Sang Alpha

Sang Alpha Puncak Utara telah memilih untuk membakar dunia demi dirinya, dan ia akan memastikan bahwa api itu tidak akan pernah padam. Di kegelapan sel terdalam yang dilapisi perak, Alpha Malphas duduk bersandar di dinding batu yang dingin, tangannya dirantai dengan rantai besi berat. Di sel seberangnya, Mira menatapnya dengan senyum sinis yang hancur.
421 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Maaf, Kurebut Istrimu!

Maaf, Kurebut Istrimu!

tutur Dirga dengan suara rendah. Kalimat bijak dan penuh pengertian dari Dirga itu seketika kembali menghadirkan letup-letup kehangatan baru di dalam dada Aluna, mengikis rasa bersalahnya dan menggantikannya dengan rasa syukur yang mendalam. Di saat suaminya sendiri memandangnya sebelah mata dan mengusirnya, setidaknya ada sosok sahabat seperti Dirga yang selalu mengutamakan keselamatan jiwanya tanpa menuntut imbalan apa pun. “Terima kasih banyak, ya, Kak Dirga. Terima kasih karena sudah selalu mau mengerti kondisiku,” ucap Aluna tulus dengan senyuman tipis yang akhirnya kembali terukir di wajah cantiknya.
10946 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Getarannya menjalar hingga ke lantai. Di bawah siraman cahaya purnama, sepasang taring di rahang atasnya berkilau keemasan. Sebuah kilau mistis yang indah dan berwibawa. “Di malam bulan retak dan terbelah, akan lahir sang Alpha sejati dari rahim emas. Langkah kakinya akan memicu badai perubahan, meruntuhkan dinding-dinding pembatas, dan dia akan bertakhta di atas singgasana yang dia pilih.”
10864 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Dia beralih merangkul pundak Azwa dan menghadap depan ke arah penonton. 🎶 “Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrota a'yun waj'alna… lil muttaqiina… Imaamaa… Imaamaa… Imaamaa….” 🎶 “Bidadari surgaku….” (Bidadari Surga - Ustadz Jefri Al Buchori) Di akhir lagu, Aufal kembali mencium kening istrinya untuk mengungkap rasa cintanya yang membuncah. Dia mempertahankan posisi itu hingga suara musik berhenti.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Marrying Mr Alim

Marrying Mr Alim

Sementara Rosa yang sendiri tadi mencoba tidak perduli akhirnya mengalihkan pandangannya kepada sosok tampan yang masih mengenakan pakaian kerjanya dengan hand bag di tangan kirinya yang entah berisi apa. Tampan. Kata yang sepertinya tidak bisa di ubah dari kamus perbahasaan. Dan kata itu sangat pas untuk sosok Alfa. Ya Allah please help me! niatnya mau move on, please sadar Rosa, Alfa udah mau ijab Qobul sama perempuan lain. Batin Rosa mengingatkan. "Buat kamu." Suara serak khas Alfa seolah-olah mengambang di udara, pun dengan salam pria itu yang hanya di jawab oleh Siska_satu-satunya yang masih waras di antara kelima sahabatnya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Ambil Aku Sekarang, Tuan Besar Alpha

Ambil Aku Sekarang, Tuan Besar Alpha

Aku menatapnya saat dia terus berbicara, berusaha mengajakku bekerja sama dengan omong kosong tentang kita para Mafia dan bagaimana kita menguasai dunia bawah tanah. Tapi aku tidak tertarik dengan omongannya. "Ayolah, pikirkan saja. Jika kita bekerja sama, kita bisa menghasilkan banyak uang dan menguasai yang lain. Bagaimana kalau kau mengampuniku dan mengejar kedua orang itu saja? Aku yakin kau akan berterima kasih padaku nanti," katanya sambil menyeringai dan menepuk pundakku. Mengangguk mendengar kata-katanya, aku mendekat dan berbisik, "Tentu saja aku akan berterima kasih padamu, Alpha. Kau akan membutuhkannya... dalam perjalananmu menuju akhirat."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Sepintas Debu Jalanan Tatapan, matanya begitu tajam. Saat kau mencari makhluk tuhan, Yang membawa kebahagiaan entah sampai kapan. Lantas kau lupa, bahwasannya yang kau cari sebenarnya Kesuksesan. Itulah hidup.
9.73.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Antara Dendam dan Cinta

Antara Dendam dan Cinta

“Terima kasih.” Mulan mendongak, menatap Alfa dengan kerutan samar di keningnya. “Kamu sudah meluangkan waktu untuk jalan-jalan denganku,” jelas Alfa dengan senyum manisnya. Mulan mengangguk paham. “Aku yang harus berterima kasih karena kamu benar-benar membuat hari ini indah. Aku cukup bahagia.” “Benarkah?” tanya Alfa, dengan nada antusias yang tidak bisa ditutupi. Dia senang melihat senyum tulus perempuan di depannya.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Rest Area

Rest Area

Pokoknya susah, deh. Keyakinan bahwa Alfa itu laki-laki baru saja timbul sekarang. Ketika dia meneleponku dengan suaranya yang merdu dan menenangkan. Udah kayak suara Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan aja. Pokoknya aku suka suaranya Alfa. Dia maskulin sekali. "Maksudnya?" "Denger suara kamu." "Mungkin ini anugerah. Kamu harus berterima kasih kalau kupingmu masih baik-baik saja."
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

W*'alaikumussalam W*rrahmatullahi W*barakatuh Biggest Love, Mama
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai lagu mabruk alfa mabruk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status