Renjana
kata Irine setengah berbisik dan matanya menunjuk ke arah jalan ketapak di samping Ida.
Bukannya nunduk aku sama Ida langsung lari ninggalin Irine yang berjalan hormat sambil nunduk-nunduk nggak jelas. Bukan waktu jalan saja, kadang waktu di aula saat sesi sedang berlangsung, tiba-tiba Irine bilang kalau di sebelah narator itu ada pocong atau nonik belanda, yah, aku kan sama Ida jadi agak parno dekat sama dia, apalagi kalau Irine bilang hantunya ada didekat kami, kami langsung lari kayak pacuan kuda. Padahal aku sama Ida sama sekali gak bisa lihat apa-apa, tapi takut juga kalau tiap hari dengar hal seperti itu, lebih baik gak usah dikasih tahu.
Awalnya aku sama Ida gak percaya sama yang begi
Bab Populer