Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka Mila

Luka Mila

“Minum?” Adrian menuangkan minuman ke gelas Mila. Cairan itu berputar pelan lalu Adrian mendorong gelas ke arahnya. Mila tidak langsung mengambilnya, ia menatapnya sementara tangannya terasa berat untuk bergerak. Suara itu kembali muncul. Lo nggak bisa terus-terusan mabuk kayak gitu, Mil. Mila menarik napas pelan berusaha menepis suara yang bergema di benaknya. Tangannya meraih gelas itu, nyaris terlambat, tepat saat gelas-gelas lain sudah saling beradu.
10837 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as lakuin
Read
+Library
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

Baru beberapa langkah saja, Bastian sudah menemukan hal menarik. Ada sebuah lukisan yang menarik perhatian Bastian, tepat berjarak dua bingkai dari lukisan yang terakhir dia lihat. Lukisan berlatar merah, seolah ada seseorang yang terbakar dalam lautan api neraka yang sangat panas. Tapi, bukan lukisannya yang membuat Bastian tertarik. Tapi, inisial nama dan tanggal yang tertera di sudut kanvas. "LM?" gumam Bastian dalam hati. "Apa itu Leonie Moretti?"
102.4K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as lakuin
Read
+Library
LUKA HATI RAISA

LUKA HATI RAISA

"Eh, iya aku lupa." Segera Raisa mengangkat teko kecil yang terbuat dari stainless. Kemudian dia menuangkannya ke dalam gelas, setelah itu mengaduk gelas yang berisi teh dan gula. "Kamu lagi ada masalah sama Faisal?" tanya Lina penasaran, karena tak biasanya Raisa melamun. "Enggak Lin, cuma tadi--" ucapan Raisa terhenti. Kemudian dia berpikir untuk mencari alasan.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as lakuin
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as lakuin
Read
+Library
Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

Bisik-bisik orang sekitar masuk ke telinga Luna. Langkah Luna pun terhenti. Di hadapannya, lengan pria itu berbalut perban, lukanya masih meneteskan darah. Luna ingat jelas, Rocky itu seorang atheis. Dia tidak pernah masuk kuil, apalagi memuja dewa. Pernah saat acara tahunan perusahaan, dia mendapat jimat dari kuil terkenal di Kota Valey, tapi langsung dilemparkan ke asistennya.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as lakuin
Read
+Library
REUNI

REUNI

ucap Giko memperkenalkan aku. Aku terpaksa tersenyum. "Selamat malam, saya Wina." "Malam, aku Luffy kakaknya si kurang ajar Giko," sambut Luffy menyeringai. Giko di sampingku memasang wajah bosan mendengar kalimat Luffy barusan. Dia lalu bergerak menarik salah satu kursi untukku. "Ayo, Win, duduk."
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 451 Times as lakuin
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
Selìni

Selìni

Jika tadi gadis itu tertawa kecil, kali ini oktaf suaranya naik, tawanya kencang, "Aku tidak akan menyusahkanmu, Calum." "Namamu." "Apa?" "Aku sudah mengatakan namaku, sekarang giliranmu." "Eleanor, tanpa marga atau nama bawaan." Calum mengangguk paham, beranjak merapikan sisa bara api agar lebih kecil. Ia memutuskan untuk istirahat agar lukanya saat berkelahi dengan Elea beberapa waktu lalu bisa lebih cepat membaik. Lagipula ia memang lelah, menunggui perangkap miliknya agar menangkap sesuatu sampai berhari-hari. Calum sudah kurang tidur.
939 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as lakuin
Read
+Library
Jejak Luka

Jejak Luka

ucap Ramon dengan entengnya. "Ramon!" bentak Lalik gemas. "Kenapa, Bu Lek? Bukankah perempuan itu layak mendapat karma?" balas Ramon tak terima. Hatinya dikuasai amarah, jika mengingat bagaimana kelakuan laki-laki ini dimasa lalu. . "Aku rela bersujud di kakimu, agar kamu mau menemui Alina untuk terakhir kalinya," melas Hadi memasang wajah sendu.
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 466 Times as lakuin
Read
+Library
AKU, KAU, & SELINGKUHANMU

AKU, KAU, & SELINGKUHANMU

“Kenapa? Apa jangan-jangan kamu malu kalau orang-orang tau apa yang sudah adikmu lakuin sama aku?” Lina menggeram kesal. “Oh, kupikir kamu nggak malu. Karena tadi aku lihat kamu bangga banget sama adikmu. Jadi sekalian saja kuumumkan di kantormu.” ***
9.6150.0K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as lakuin
Read
+Library
Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

“Iya, aku Laura. Senang sekali bertemu denganmu, Kayra.” Levin, si pria berkacamata, mendekat dengan langkah tenang. “Selamat datang, Laura. Aku Levin, orang yang akan membantumu memahami semua kode berantakan yang mungkin akan kau temui nanti,” katanya dengan nada datar, namun matanya berkedip-kedip penuh canda. Laura terkekeh. “Terima kasih, Levin. Kuharap kamu sabar menghadapi newbie seperti aku. Aku akan banyak pertanyaan tentang tools menggambar nanti.”
106.4K viewsCompletedAdded to Library 180 Times as lakuin
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status