Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pesona Adik Ipar

Pesona Adik Ipar

Laras mempunyai rasa bersalah pada Rere karna sudah mengambil alih hati Bram, namun Bram terus meyakinkannya bila perasaan cintanya pada Rere sudah tidak ada lagi. Kabar kedekatan Laras dan Bram pun terdengar sampai pada telinga Rere. Wanita itu sangat marah saat mengetahui hal itu. Bahkan dia merencanakan kejahatan pada Laras. Dia tidak peduli dengan status Laras dan dirinya. Pikiran dan hati wanita itu seperti sudah dikuasai oleh setan.
916.8K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as laras hati
Read
+Library
Surat Gugatan Cerai untuk Mas Dharma

Surat Gugatan Cerai untuk Mas Dharma

Laras hanya dibuat semakin kecewa dan dipaksa untuk menerima kenyataan bahwa usaha sebesar apapun tidak akan berhasil membuka pintu hati Dharma yang sudah lama tertutup. “Aku nggak bisa kalau harus menunggu lebih lama lagi, Ajeng,” bisik Laras sesak saat teringat kepada sahabatnya itu. Tubuh Laras merosot dan terduduk di lantai yang dingin. Wanita itu membiarkan air matanya meluruh tanpa ditahan-tahan lagi. Namun, enggan didengar oleh orang lain, Laras membungkam mulutnya kuat-kuat dengan kedua tangannya agar isaknya tak sampai lepas.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as laras hati
Read
+Library
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

“Seperti apa Laras yang kamu kenal itu, Mas?” “Benar kamu tidak tahu?” Aku menggeleng. “Laras yang kukenal adalah seorang wanita berhati baja, yang tangguh dan tahan diguncang gelombang. Genggam tanganku dan jangan lepaskan. Berdirilah di sisiku dengan senyum mengembang. Karena kesedihanmu melemahkan aku.”
1031.0K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as laras hati
Read
+Library
Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin

Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin

Memeluk, lalu berbisik dengan tajam pada saingannya. “Jangan bangga dulu, di kesempatan lain, aku akan membuatmu kembali jatuh.” Tubuh Irene menegang, lidahnya kelu dengan jantung berdebar kencang. Ia bisa melihat wajah Larasati yang terlihat begitu baik tetapi tersimpan ada niat lain di dalamnya. “Nona, saya permisi dulu. Saya selalu berdoa untuk kesuksesan Anda. Tolong maafkan kelancangan saya kemarin.” Larasati memeluk Helena hangat, seraya menatap Irene dengan tatapan sinis.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as laras hati
Read
+Library
Bayangan Hati

Bayangan Hati

“Dulu aku sempat kaget saat tahu kau akan menikahi sahabatku sendiri.” “Dan kau belum memberi kami hadiah pernikahan,” sahut Ethan, pura-pura protes. Emma menjulurkan lidah. “Tenang saja, aku sudah menyiapkan sesuatu.” “Hadiah dari hasil kerja kerasku sendiri.” “Apa itu?” tanya Ethan, penasaran. Emma mengedip. “Rahasia. Nanti kuberi saat ada Libbie.” Setelah percakapan ringan itu, Emma mendesah pelan. “Aku sangat merindukan Mommy dan Daddy.”
587 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as laras hati
Read
+Library
HATI ADINDA

HATI ADINDA

Serahkan mama benda berbentuk kalung emas dengan sebuah liontin bermata bulat itu pada Bella, segera Dinda berbalik bada untuk Bella pasangkan ia mengakat rambutnya sedikit menurunkan “Oh Tuhan!” Bella terkesiap melihat leher samping kiri kanan Dinda begitunya banyak bekas kiss mark baru-baru dan masih membiru disana, “Masih hangat fresh from oven,” Ejeknya begitu melihat bekas kepemilikan disana. Jasmine yang tadi datar sekita tersenyum geli ikut melirik juga, memaklumi perbuatan kakaknya itu, “Yang masih terbakar-terbakarnya.”
1035.7K viewsCompletedAdded to Library 893 Times as laras hati
Read
+Library
Wanita Lain Dalam Hatiku

Wanita Lain Dalam Hatiku

ujar Sulis berdiri sambil berkacak pinggang. "Duduklah dulu, Oma!" Layla masih berusaha ramah. "Tidak perlu!" Sulis kini mulai geram dan meraih tangan Layla dengan kasar. "Apa kau tidak punya hati? Kurang baik apa Naomi padamu? Kau bahkan tak pantas dijadikan seorang teman, apa lagi sahabat," cibir Sulis. Layla tak melawan, ia hanya menangis.
9.6108.3K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as laras hati
Read
+Library
I'm the Director

I'm the Director

“Hampa bergelayut, mengempas cinta, berubah benci. Cahaya sirna, menggelap, meruntuhkan air mata. Gumpalan awan hitam melesat, memekat semesta, sirna asa. Emosi berkecamuk, menelungkup seluruh sukma. Ketika asa tak lagi berpihak, kau datang sebagai satu-satunya keindahan yang dapat kulihat, membias, menetap di netra. Senyum dan sedihmu mampu menggetarkan hati. Wajahmu yang sendu merampas benci dalam diri, mengubahnya menjadi harap yang disemogakan semesta. Kau tikam aku dengan cinta, aku balas kau dengan pekik jerit. Kau tak runtuh, tak roboh, tak bersimpuh, bahkan tak sirna. Aku roboh, kau ajak bangkit, meminjamkan tangan, merangkul lemah yang menyelimuti. Bidadari, kau Laras yang senantia
1029.2K viewsCompletedAdded to Library 934 Times as laras hati
Read
+Library
Hati yang lemah

Hati yang lemah

"Wahai kaum adam, ketahuilah! selain hati rapuh kalian yang mudah terkoyak, ingatlah bahwa hati kaum hawa bahkan lebih rapuh lagi dari pada kalian dan jika hati kalian bisa terkoyak hanya karena hembusan angin, hati perempuan dapat terkoyak bahkan sebelum anginnya berhembus, hati kami berada satu langkah dari pada kalian dalam hal mudah untuk tersakiti, sekian! terima kasih atas perhatiannya!" Fera mengakhiri pidato singkat tak bermanfaatnya di depan kelas, dan tanpa ba bi bu dia langsung saja kembali ke tempat duduknya di iringi dengan suara jangkrik yang bergema diseluruh kelas. Teman-teman sekelas dan guru bahasa Indonesianya menatap kearahnya dengan mulut terbuka lebar, seolah tidak perc
2.9K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as laras hati
Read
+Library
Iparku Mantan Mafia Jalanan

Iparku Mantan Mafia Jalanan

uluk salam dari Laras. Kartika pun menjawab salam tersebut. Sebenarnya ada raut marah pada dirinya. Entah mengapa, Kartika tak tega memarahi Laras ataupun memukul dirinya. Laras, hidupnya sudah berawal dari kelaraan, dalam rahimnya berulang kali, usaha menggugurkan kandungannya, namun selalu gagal. Laras kuat sekali dalam kandungannya, bayangkan dalam perutnya sama sekali tak rewel, tak mengalami hal-hal yang buruk, bahkan dalam keadaan hamil besarpun, Kartika terus saja bekerja tanpa lelah. Lahir dalam kesengsaraan, tanpa bantuan, seakan tak pernah sekalipun Laras bayi sakit, sungguh Laras gadis yang kuat.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as laras hati
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status