Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Luka Yang Sisa Kenangan

Luka Yang Sisa Kenangan

“Jihan, ingat baik-baik.” Luna memundurkan satu langkah, menghindari sentuhan itu, lalu melanjutkan, “Mereka bisa sampai di titik hari ini adalah karma atas perbuatan mereka sendiri. Sama seperti dirimu.” Suaranya dingin, setiap katanya bagaikan pisau yang menusuk jantung Jihan. Usai bicara, Luna langsung melangkah keluar dari ruang rawat tanpa menoleh.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai lee ye na
Baca
+Pustaka
Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Venya terlihat polos sorot matanya tulus membuat Leo tertarik. “Wajah panik gitu kaya anakan anjing, manis,” batin Leo. “Kalian udah pacaran?” Yasmine menatap tajam ke arah mereka berdua. “Kami nggak pacaran!” Venya dengan cepat menjelaskan. “Lebih tepatnya belum.” Leo santai. Yasmine merasa lelah, ia memilih istirahat lebih dahulu. Hingga dia kecolongan saat itu juga. Saat wanita itu merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai lee ye na
Baca
+Pustaka
AKHIR CINTA SI WANITA PENGHIBUR

AKHIR CINTA SI WANITA PENGHIBUR

uja Lee . " Siang ini !" sahut Kanaya . " Baiklah aku akan mengantarmu , tapi aku tidak bisa berlama - lama , aku tidak tega meninggalkan Hana sendiri !" seru Han Lee sembari mengusap kepala Hana . " Lee pergilah jangan risaukan aku ! aku pasti akan baik - baik saja ! " gumam Hana yang terliat menahan semua perasaannya .
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai lee ye na
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

“Wan~ah, hentikan!! Jangan ikuti aku lagi!” “Tapi, aku akan mengikuti ke mana pun noona pergi.” Han Yuram mendengus kesal. Ia membalikan badan dan menatap wajah Yeongwan yang terlihat sedang memandanginya dengan lirih. “Aku juga butuh waktu privasiku sendiri. Jangan mengikuti terus, pergilah bermain.” “Kau jangan begitu kepada Yeongwan, Yuram. Kasian dia,” tutur Lee Gon yang kembali datang bersama Ling Fei, dengan membawa beberapa kayu bakar di atas punggungnya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai lee ye na
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Lee menyeringai dengan wajah sinis. “Aku bisa dengan mudah menjebloskan kamu ke penjara dengan sikap kasar dan kurang ajar kamu itu, tau!” Nesa tidak mau terintimidasi oleh Lee. Entah mengapa, instingnya tetap merasa ada sesuatu yang janggal. “Memangnya kamu pikir mudah menjebloskan orang ke penjara, hah? Memangnya kamu siapa?”
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai lee ye na
Baca
+Pustaka
Iblis Suci

Iblis Suci

tanya Aying. "Entahlah. Yang aku rasakan hanya perasaan khawatir padamu saja," jawab Lee. "Apa yang kau khawatirkan padaku? Aku baik-baik saja." "Em..., anu..., itu..., entahlah." jawab Lee bingung. "Apa kau menyukaiku, Lee?" tanya Aying. Aying mendekatkan wajahnya pada wajah Lee. Deg, deg, deg!
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai lee ye na
Baca
+Pustaka
I Know It's Not Easy

I Know It's Not Easy

perintah Lee Kwon. "Untuk siapa?" tanya Naveah bingung. "Siapa lagi kalau bukan aku" ucap Lee Kwon santai sembari menikmati Samgyetang yang ia bawa. "Tidak, aku tidak mau kamu ikut, lagi pula aneh sekali tahu" Naveah menolak permintaan Lee Kwon. Pria itu meletakkan sumpitnya dan menghentikan makannya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai lee ye na
Baca
+Pustaka
Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

"Ya, Sayang." tbc
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 839 kali sebagai lee ye na
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status