Memoar Rasa
Hmm, okelah, kalau begitu biar aku saja yang dinner dengan mereka berdua, lumayan kan, setidaknya aku bisa mendapatkan akasha hehehe.
"Ah kus, pikiranmu hanya akasha saja dari dulu, tidak berubah."
Setelah itu, aku pun langsung pergi meninggalkan kusuma sendirian, memang agaknya aku terlalu kejam, namun aku tidak bisa menyia-nyiakan waktuku lagi untuk tidak membaca buku. Karena memang sudah sejak seminggu lalu, aku mencari buku ini, dan sekaranglah saat yang tepat untuk mencarinya. Akhirnya aku sampai di perpustaakan. Ini adalah perpustakaan kampusku. Sangat besar tentunya dan mempunyai banyak koleksi buku. Mulai dari sastra, hukum, politik, filsafat, seni, sejarah, dan juga sains. Ada beber
Hot Chapters