Samaran Terakhir
ujarnya pelan, meskipun hatinya terombang-ambing oleh perasaan yang lama terkubur.
Lia, mantan sahabatnya yang dulu pernah menjadi bagian dari kisah hidupnya yang penuh konflik, berdiri di sana dengan ekspresi yang sulit dibaca. Ada ketegangan dalam pandangannya, tapi juga rasa ingin tahu yang mendalam. "Aku mendengar banyak hal tentangmu," kata Lia, duduk di depan Adrian tanpa menunggu undangan. "Aku tahu kau pernah terjebak dalam dunia itu dunia yang gelap. Tapi... apakah sekarang ini benar-benar akhir, Adrian?"