Pengantin Tuan Haidar
kata Aldin dalam hatinya sembari menatap si mungil Sisil.
“Din, lo di mana sih? Gue bisa beku, lama-lama deket abang lo, mana juteknya nggak ketulungan,” ucap Sisil dalam hatinya. “Kenapa juga hati gue nyangkut di hatinya, ini kali ya, yang dinamakan cinta itu buta, udah tahu orangnya jutek, dingin pula kayak gunung es masih aja lo suka, Sil.” Sisil berbicara pada dirinya sendiri di dalam hati.
인기 회차