Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia

Lelaki itu, Farhan mengangkat tangannya, “Wihh, santai dong. Gue jadi kaya orang jahat.” Rara tersenyum kaku, ia juga terkejut dengan tingkah Farhan. Untungnya, Jevan bergerak terlebih dahulu. “Ya udah. Yuk pesen tiketnya,” ajak Putri. +++ “Kita naik Halilintar yukk!” ajak Kaira menunjuk wahana ekstrem yang tedengar suara teriakan dari pengunjung. “Gue ikut ajaa,” sahut Joel.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as lirik feast peradaban
Read
+Library
Istri sebatas harapan

Istri sebatas harapan

lirih Arin dengan wajah sendu. “Masih dijalan mungkin. Nggak apa-apa mulai aja, yuk. Ada Aki sama Nini, ‘kan.” Terpaksa aku menjelaskan seperti itu, padahal belasan chat w******p hanya dibaca Farid tanpa niat membalas. Doa dipimpin papa mertua, kemudian anak-anak menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Perlahan senyum Arin merekah saat teman-temannya begitu ceria bernyanyi bersama. Lanjut potong kue, Arin didampingi mama mertua memegang pisau, di potong kue itu yang ia suapi pertama kali diberikan ke Aki lalu Nininya. Papa memeluk Arin erat, aku bisa melihat papa menahan air mata, pun mama. Giliran aku, Arin menyuapiku, lalu mencium kedua pipi, terakhir Nazwa, keduanya berpelukan. Aku haru mel
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 368 Times as lirik feast peradaban
Read
+Library
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

lirih Sasa bangga. "Biar semua orang ikut menikmati keindahannya," sahut Badai lagi-lagi mengecup lembut kening Sasa dan turun ke bibir tipisnya. ***Endgame*** -'Cause you're the reason I believe in fate, you're my paradise. And I'll do anything to be your love or be your sacrifice, 'cause I love you for infinity- "Jaymes Young_Infinity"
103.8K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as lirik feast peradaban
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Juna, kami masih mendengarmu. Kami masih menyanyi dengan bumi.” Cahaya itu bergetar lembut dan suara Arjuna kembali terdengar: “Lamun lagu geus jadi rasa, waktu moal butuh jam. Sabab hirup bakal jadi nyanyian anu teu eureun.” (Jika lagu telah menjadi rasa, waktu tak lagi butuh jam, karena hidup akan menjadi nyanyian yang tak pernah berhenti.) *** Beberapa waktu kemudian, Larisa memimpin seluruh umat manusia dalam ritual Eling Raya, sebuah perayaan kesadaran global yang dilakukan setiap seribu tahun sekali.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as lirik feast peradaban
Read
+Library
Fake Girlfriend

Fake Girlfriend

Kenapa dia selalu percaya diri seperti ini? “Hari ini baru hari pertama kita berkencan ya? Lihat saja di hari-hari berikutnya kau akan jatuh cinta padaku.” “MIMPI!” ==================== [1] Halo, siapa ini? [2] Ahh bagaimana ini? [3] cantik [4] Mama aku merindukanmu [5] Pancake dengan isian makanan laut, seperti berisi gurita dan cumi. Di Indonesia sajian ini mirip dengan martabak telur.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as lirik feast peradaban
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan: > “Kamu seperti nasi hangat Di pagi yang belum sempat Aku lapar, kamu kenyang Hatiku tenang, dompetku senang.” Tari mengerjap, lalu menutup mulutnya sendiri. Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Tawanya pecah begitu saja. “Apa itu?” katanya di antara tawa. “Apa-apaan itu?” Radit tersenyum bangga. “Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.”
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 447 Times as lirik feast peradaban
Read
+Library
Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Bahkan kursi yang didudukinya bergerak mengikuti suasana sekeliling tempat tersebut. Nyanyian lembut menggema dari kejauhan. Liriknya menceritakan kisah tentang peradaban awal Luxavar yang begitu menyayat hati. Suara nyanyian tadi berganti menjadi rekaman suara laki-laki yang dalam.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as lirik feast peradaban
Read
+Library
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

Aku mengerti Perjalanan hidup yang kini kau lalui Ku berharap Meski berat, kau tak merasa sendiri Kau telah berjuang Menaklukan hari-harimu yang tak mudah Biarku menemanimu Membasuh lelahmu Ijinkan kulukis senja Mengukir namamu di sana Mendengar kamu bercerita Menangis, tertawa Biar kulukis malam Bawa kamu bintang-bintang Tuk temanimu yang terluka Hingga kau bahagia Andini bernyanyi dengan suara merdu dan penuh penghayatan. Amira dan Reza mendengarkan dengan penuh haru. Seorang Andini yang lemot dan baru saja diputuskan Adam setelah tiga tahun pacaran, bisa bernyanyi sebaik ini dan membuat semua yang ada di sana bertepuk tangan.
9.9169.6K viewsCompletedAdded to Library 5.8K Times as lirik feast peradaban
Read
+Library
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Aku ramasalah, yen kon berjuang dewe, Sing penting kowe bahagia endinge [Aku tak masalah jika harus berjuang sendirian, Yang penting kau bahagia akhirnya] Nanging ngopo, walesanmu neng aku, Kowe luwih milih dek'e [Tapi mengapa balasanmu padaku, Kau lebih memilih dirinya Kowe ninggal aku ninggal tatu, Kowe luwih milih dek'e [Kau meninggalkanku, torehkan luka, kau pilih dirinya] Sorak sorai penumpang terdengar. Sebagai pembuka biasanya Gendhis turut menyanyikan satu lagu, agar peserta terpancing untuk berkaraokean sendiri sepanjang perjalanan. Selesai menyanyi, Gendhis duduk di kursi khusus TL samping sopir. Dia mengeluarkan kopi pahit yang sengaja di beli saat melewati indomedit dekat rumahny
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 481 Times as lirik feast peradaban
Show Reviews (6)
Read
+Library
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Read All Reviews
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Bersusah payah, hal itu tetap dilakukannya hingga lagu Kupersembahkan Nirwana berakhir. “Teman-teman, tetap tertib ya. Ingat di sini juga ada adik-adik yang menonton. Sekarang, kita masuk ke lagu ke dua. Pergilah Adinda!!!” seru Ferdy Tahier, sang vokalis Element kala itu. Lagu kedua, Pergilah Adinda, memang lagu yang bertipe slow. Oleh karena itu, penonton mulai kalem. Hanya menggoyang-goyangkan tangan ke atas dengan Gerakan lambat dan syahdu.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 486 Times as lirik feast peradaban
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status