Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu

Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu

Anak itu menyandarkan kepalanya di dada Zivanya dan perlahan-lahan memejamkan mata kemudian tertidur pulas dalam pelukan hangat ibunya. Sepanjang sisa perjalanan, Zivanya menghabiskan waktu dengan melamun sembari memandangi pendar lampu-lampu jalanan. Saat sebuah lagu mengalun dari audio mobil, lamunan Zivanya semakin dalam mendengar liriknya. Lagu bertempo lambat itu terus mengalun, mengisi rongga dada Zivanya dengan rasa sesak yang kian menghimpit. “All good boys go to heaven. But bad boys bring heaven to you.”
9.987.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
ZI.. ITU SI ARIYANASUE SAMA DOKTER YG OPERASI ZIVA SECARA PAKSA KENA PASAL ZI...!!! KENA PERUNDANG-UNDANGAN TENTANG KESEHATAN PASAL 293 MAAF KALO SALAH SOALNYA DIRIKU BUKAN ORANG HUKUM... IBUNYA PUNYA HAK INTEGRITAS UNTUK MENOLAK..!!! KECUALI KEADAAN NYA MEMANG DARURAT MENYANGKUT NYAWA SALAH SATUNYA,
Puput Oktaria
sakit hati bgt pas bagian Aira mau lahiran dipeluk dan diciumi Ariyan dan yg nyetirin Zivanya. gila ikutan nangis kejer... kok bs suami gila kyk gtu. pokok Zivanya hrus nikah sma Kaivan thor. gk mau tahu pokoknya mereka ber2 harus bersatu dan bahagia. Ariyan yg penyakitan hrus lihat Kai-Zi bahagia.
Baca Semua Ulasan
Balada Cinta Sang Mandor

Balada Cinta Sang Mandor

"Oh iya, kalau saya yang minta kartu nama Mas, boleh tidak?" "Oh, boleh-boleh. Ini, Mbak," Rama menyerahkan kartu namanya tanpa berpikir panjang. Malam itu di mes, saat mata Rama baru saja akan terpejam, ponselnya bergetar. Sebuah pesan dari nomor baru masuk ke layar. *“Malam Mas, ini nomor aku, Elma. Save ya Mas.”* Rama menghela napas, lalu mengetik balasan singkat, *“Oh iya Mbak, saya save ya.”*
260 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Baca
+Pustaka
JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

"Pilih lagu apa saja. Hampir semua dari puluhan ribu lagu di database musik ini ku hafal luar dalam." "Wah, seperti walking music encyclopedia! Kalau gitu..." Deng Ling berlari kecil ke panel kontrol, jemarinya menari di layar sentuh. "Bagaimana dengan lagu yang menantang? Misalnya... 'Unta Gurun'?" Lagu "Unta Gurun" memang pernah viral beberapa tahun silam. Melodinya terdengar sederhana, tetapi liriknya penuh dengan kata-kata asing dan istilah yang jarang digunakan. Ritmenya cepat, hampir dinyanyikan dalam satu tarikan napas panjang. Jika bisa membawakannya dengan mulus, tentu akan mendapat aplaus meriah.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 726 kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Baca
+Pustaka
Bintang Yang Menyandang Namamu

Bintang Yang Menyandang Namamu

Tanpa konteks dan tanpa penjelasan, ia mengunggah satu kalimat singkat. [Dia pasti akan menjadi milikku.]
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Baca
+Pustaka
Aku Istri, Tapi Bukan Satu-satunya

Aku Istri, Tapi Bukan Satu-satunya

“Aku—” Ia berhenti sebentar, lalu menyebutkan namanya. Namanya sama dengan yang pernah kulihat di notifikasi ponsel Arga. Dadaku seperti diremas. “Aku rekan kerja Arga,” lanjutnya. “Kami sering satu tim.” Aku mengangguk. “Oh.”
442 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Baca
+Pustaka
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Alisa sontak menggigit bibir bawahnya, ia khawatir sekaligus takut kalau-kalau semua lirik yang dinyanyikan oleh kakak kelasnya yang badung itu ternyata benar semua. “Kail dan jala cukup untuk menghidupimu. Tiada badai, tiada topan kau temui ...” Dada Alisa berdebar-debar. Semakin resah saja dirinya mendengar lirik yang dinyanyikan Andika itu, yang ternyata benar. Mendekati benar semua. “...Nana nana nana nana...” Otak Andika berusaha untuk mengingat. Akan tetapi, ia tetap tidak bisa mengingat baris terakhir lirik lagu itu.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Baca
+Pustaka
Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

"Aku penulis, bukan penyanyi." Seperti apa yang Rendi bilang, live music memang berlangsung dengan menyenangkan. Azura seperti ditarik mundur ke era 90-an dimana lagu-lagu lama kembali mengudara. Setiap lirik yang tertangkap telinga cenderung sederhana, tapi sangat mengena. "Selamat malam, semuanya," ucap seorang lelaki yang tiba-tiba naik ke atas panggung.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Baca
+Pustaka
Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Rasanya aku ingin cepat-cepat ke rumah Ibu. "Assalamualaikum! Mbak Arini ... Mbak Arini ..." Aku terperanjat saat mendengar sesorang memanggil namaku. Kepalaku terasa pusing karena terkejut, baru saja aku tertidur memulai mimpiku. "Eh, Mbak Dita, cari siapa?" Itu suara Ibu. Karena kamarku terletak paling depan, suara siapapun terdengar jelas dari dalam.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Baca
+Pustaka
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Kenapa tiba-tiba perasaanku jadi gak enak begini ya? ******* Kemesraan ini Janganlah cepat berlalu Kemesraan ini Ingin kukenang selalu Hatiku damai Jiwaku tentram disampingmu Hatiku damai Jiwaku tentram bersamamu… Terdengar lantunan lagu merdu yang di nyanyikan oleh penyanyi Indonesia Iwan fals dan Vina panduwinata. Sepasang anak manusia yang sedang memadu kasih di tepi sungai begitu menikmati lirik lagu tersebut yang berasal dari radio usang milik si lelaki.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Baca
+Pustaka
Sayangilah Aku

Sayangilah Aku

Dia berjalan menghampiri Reina dan menyapa, "Hai Re!" Reina tersenyum. "Hai juga! Kau siapa?" tanya Reina penasaran. Perempuan itu tersenyum. "Kenalin, aku Gita! Kita sebenarnya sekelas, tapi sayangnya kita belum kenalan. Aku juga sering melihat kamu dan Aarav bersama.." ujar Gita. Reina menunduk. Dia merasa sedih saat Gita menyebut nama Aarav. Gita menyenggol tangan Reina. "Eh Reina, boleh tidak aku duduk di sebelahmu?" pintanya sambil menunjuk bangku yang ada di sebelah Reina.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai lirik lagu ada satu nama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status