Bukan Semata Fisik
Dalam batinnya
Linara terdiam sesaat, tak menghiraukannya lagi, lambat laun Linara teringat bahwa pesawat yang ditumpangi hanya satu tujuan yang sama dengan 2 kali transit saja.
"Bentar, ini kan pesawat satu tujuan? Jangan-jangan...," Pikir Linara dalam benaknya, matanya melirik arah Avraam diam-diam.
Melihat Avraam duduk dengan santai, tangannya tampak sibuk menggulir layar ponsel, matanya juga fokus menatap layar ponselnya. Seketika Avraam menyadari, dia balas dengan melirik Linara, sesaat Linara segera mengalihkan pandangannya ke arah lain. Gerik Linara membuat Avraam tersenyum tipis, sedangkan dibalik senyum tipisnya ada rasa gemas dari gesture Linara, ingin sekali mencubit pipinya yang
Chapitres populaires