Tetanggaku Rajin (Minta)
"Insya Allah, Kang. Dia sekarang udah ga berani macem-macem seperti dulu. Udah sering aku kerjain, hihihi."
"Bagus atuh, Neng. Orang begitu mah emang harus dilawan," ujar si Akang gemas.
"Hihihi, kalau lagi kesel sama dia, aku bawa nyanyi aja, Kang," ujarku kemudian.
"Kenapa gitu, Neng?" tanya si Akang penasaran.
"Yah! Paling tidak aku jadi tau kalau suaraku lebih parah dari masalahku, wakakakakakakak."