Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

“Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.” Seluruh penonton bersorak, merayakan cinta mereka. Hanya aku yang menangis. Saat sesi permintaan lagu berikutnya, aku melihat wajahku yang berlinang air mata muncul di layar lebar. “Aku juga akan meminta lagi ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke masa lalu aku tidak akan pernah menerima lamaran Martin.” Sebelum aku sempat menyelesaikan kata-kataku, ponselku berdering.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai lirik lagu aoi behind
Baca
+Pustaka
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Jadi pria itu memutuskan untuk segera kembali ke ruangannya begitu selesai membuat kopi. Namun begitu akan keluar dari pantry ada satu hal yang membuatnya menahan langkah. Suara Lian timbul tenggelam dengan suara angin malam yang bergemirisik di luar gedung. Namun telinga Awan masih cukup tajam untuk mendengar suara Lian di balik jendela itu. Awan sebenarnya bukan orang yang kepo. Namun satu kata dari wanita itu membuatnya seketika menoleh ke belakang. Pikirannya saat ini memang mungkin saja sedang kosong. Tapi ia yakin pendengarannya barusan tidak salah. Lian menyebut namanya di telepon.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai lirik lagu aoi behind
Baca
+Pustaka
Di Balik Tirai

Di Balik Tirai

Tetapi bukan itu yang membuat darah Maria terasa membeku. Di salah satu foto terakhir, ia melihat seseorang yang berdiri di belakangnya, hanya beberapa meter jauhnya, di antara bayang-bayang pepohonan. Wajah orang itu tidak jelas, tetapi sosoknya terlihat tegas. Di dalam amplop, selain foto, ada sebuah catatan kecil. Tulisannya rapi, tetapi penuh ancaman: “Jangan terlalu jauh mencari jawaban, Maria. Kau tidak akan suka apa yang kau temukan.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai lirik lagu aoi behind
Baca
+Pustaka
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

Dan di sana, dengan hanya beberapa orang teman dekat dan lembaran musik klasik yang mengalun dari speaker tua, Aruna dan Glen berdiri berhadapan. Glen menyelipkan cincin sederhana di jari Aruna—perak dengan ukiran kecil bertuliskan: “Still, I choose you.” Aruna menggenggam tangannya erat. “Kita mungkin datang dari masa lalu yang gelap. Tapi hari ini… kita menyalakan cahaya sendiri.” Dan saat kata-kata itu selesai, saat semua tepuk tangan membaur dengan denting piano, dua hati yang dulu saling menyakiti, lalu saling memulihkan, kini benar-benar menjadi satu.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai lirik lagu aoi behind
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

] Semakin cerah senyum Nana di foto itu, semakin sedih Julian menangis. Napas Susan tercekat di tenggorokannya, dia membawa putranya bergegas ke sana. Akan tetapi, dia dihentikan oleh Ginos ketika tiba di pintu masuk Keluarga Olio. Ginos mengerutkan kening pada mereka, "Aku tahu kalian bakal membuat keributan!" Julian sangat sedih, "Julian tidak membuat masalah, kuota ini memang milikku."
17.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 629 kali sebagai lirik lagu aoi behind
Baca
+Pustaka
Teman Kelas Rasa Pacar?

Teman Kelas Rasa Pacar?

Entah kerasukan jin apa, tiba-tiba Nadara, Derren, dan Aura yang sudah berdiri di belakang Novan dengan kompak menyanyikan lagu itu layaknya backsound sebuah film drama. "Eh... Maaf Rei Maaf, Ada yang sakit? Mana yang sakit? Bagian mana?" Cowok itu langsung gelagapan, apalagi saat dia mendengar jelas lirik terakhir dari lagu yang teman-teman laknatnya itu nyanyikan. Reisa menggeleng sambil tersenyum, "Gak pa-pa, santai aja." Gadis itu melewati Novan dan langsung bercerita ria dengan kedua sahabatnya yang baru datang.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai lirik lagu aoi behind
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

tanya salah seorang wanita yang baru saja tiba pada Alya. “Sssttt … tidak ada, ini hanya salah paham saja, hihi …,” bisik Alya pada wanita itu. Terdengar jelas suara bisikan Alya dari arah belakangku. Aku menoleh kearah Alya, dan melihat kalau dia sedang mencoba menahan tertawa, sambil menutup mulut menggunakan kedua telapak tangannya. Lalu, aku menatap wanita yang ada di hadapanku, mulai dari ujung kaki, naik ke perutnya, dan saat aku sampai di bagaian wajahnya,
108.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai lirik lagu aoi behind
Baca
+Pustaka
Temanku Menusukku Dari Belakang

Temanku Menusukku Dari Belakang

Ia membaca pesan dari Shela, pesan yang membuat suasana hatinya sedikit membaik. Shela: aku sudah sembuh, kapan kita nonton bareng? Arthur: bagaimana kalau besok? Shela: Oke, aku tunggu. Kalau batal lagi awas saja! Arthur terkekeh melihat pesan Shela. Namun ekspresinya mengeras ketika tiba-tiba layarnya berubah, Neva memanggil...
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai lirik lagu aoi behind
Baca
+Pustaka
Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

Beberapa orang di meja mengangguk. Salah satu staf mengangkat tangan. “Kalau terlalu kalem, takutnya kurang catchy.” Jihoon tersenyum tipis. “Makanya lagunya harus kuat.” Suho hanya melirik layar, tetap diam. Slide berikutnya muncul. “Setting-nya academy modern,” lanjut Jihoon. “Koridor panjang, cahaya dari jendela. Chorus di rooftop.”
439 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai lirik lagu aoi behind
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status