Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua
ia bergumam, “…ada rahasia yang berlapis-lapis. Rahasia mertua, rahasiaku sendiri, dan mungkin… rahasia Arya.”
Perang batin itu semakin memanas. Sekar menggenggam pinggiran jendela, matanya basah.
“Kalau saja aku berani jujur sejak awal… mungkin aku tak akan merasa seasing ini di rumah sendiri.”
Musik romantis masih terus mengalun, kali ini dengan nada yang lebih melankolis. Sekar menutup jendela perlahan, lalu kembali ke kursi. Ia memeluk catatannya erat-erat, seolah di sanalah ia bisa bersembunyi dari semua pertanyaan.