Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Ex Boss

My Ex Boss

Lalu di mana mereka? Alfa menarik salah satu kursi dan menyuruh Lyra duduk di sana. "Ini serius tempat duduk kita? Kok cuma ada dua kursi doang?" tanya Lyra saat Alfa duduk di seberangnya. "Maunya berapa?" Alfa malah balik tanya, ia lebih asyik melihat jam di pergelangan tangannya. "Lah temen lu duduk di mana?"
10111.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.8K Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
Gairah CEO:  Ditinggal Nikah, Terjebak Cinta Miliader

Gairah CEO: Ditinggal Nikah, Terjebak Cinta Miliader

“Penerbangannya sudah penuh, dan semua kursi sudah terisi.” “Makanya saya beli dua kursi.” Suaranya ketus, seolah enggak mau ada perdebatan. Aku sempat menangkap suara pramugari yang mencoba menjelaskan sesuatu, tapi perhatianku malah ke dua cowok yang jalan melewati kursi, ngobrolin saham dengan suara sok sibuk. Begitu mereka menjauh, suara si Tuan Sombong terdengar lagi.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
Cinta Dua Sisi

Cinta Dua Sisi

Mas tampan itu mencoba melerai kebingunganku. Gadis di sebelahnya itu sedang hamil rupanya. Lengkap sudah kebahagiaan perempuan muda itu, yang akhirnya kuketahui bernama Dita. "Nggak usah dijawab dulu, Mba. Kita akan berada di Jogja sampai lusa, kok." Dita menepuk pundakku dan mengambil dua potong lemper yang ada di hadapannya. "Mas, jangan lupa bayar," katanya masih semanja biasa.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 77 Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
Cinta Dua Jiwa

Cinta Dua Jiwa

Sese menyatakan kerinduannya akan masa lalu, yang mungkin tidak bisa diulang kembali. "Atau, lebih bagusnya aku ingin bertukar posisi dengan seorang gadis miskin. Dengan begitu dia bisa hidup sebagai aku dan diriku tentunya hidup dalam keluarganya yang susah itu," ujar Sese penuh harapan. Mudah dikatakan, tetapi belum tentu bisa dilakukan. Sese beranjak dari kursinya. Dia berjalan dua sampai tiga langkah, seraya memandang langit biru yang luas itu.
1.9K viewsOn holdIdinagdag sa Library 50 Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Jadi... kursi itu menyerap semua rasa pertamamu?” “Ya,” bisik Dimas. “Dan setelah itu, setiap rasa serupa yang datang, dia simpan. Dia dengar. Dia simpan dalam diam.” --- Randi membuka laptop dan mengetik cepat. “Judul konten: ‘Kursi Nomor Empat, Penjaga Rasa yang Tak Pernah Terucap.’ Tapi kayaknya ini bukan buat viral. Ini buat... kita.” Tiba-tiba, kursi itu bergerak sedikit. Seperti menarik perhatian.
101.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
Aku Pelakor?

Aku Pelakor?

Hanya saja, aku yang semula duduk di tempat utama, yang mewakili posisiku sebagai Ibu, ditendang dan digantikan oleh orang lain untuk duduk di kursi tersebut. Di atas panggung, pembawa acara dengan penuh semangat menceritakan kisah cinta putraku dan menantuku. Jimmy Zulfikar dan Liana Wendar duduk di kursi yang mewakili "ayah" dan "ibu". Mereka mendengarkan dengan senyuman di wajah mereka dan saling melirik satu sama lain dari waktu ke waktu. Mata Liana berkaca-kaca dan dia menggenggam tangan Jimmy erat-erat.
7.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 181 Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
Inheritance

Inheritance

Kedua kursi dibungkus kain putih dan terlihat hiasan dari bunga berbentuk hati tidak jauh dari mereka. Ken menyalakan piringan hitam dan terdengar lagu klasik yang romantis. Dia menarikkan kursi untuk Jani dan duduk di kursi satunya. “Apa ini yang kau kerjakan hingga lupa mengabariku?” tanya Jani. “Iya, aku ingin memberimu kejutan. Aku harap ini cukup untukmu.” “Sayang, ini lebih dari yang kubayangkan. Bagaimana kau melakukan ini semua?”
9.923.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 691 Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
Kejutan Suami Lugu

Kejutan Suami Lugu

"Bi Mae sudah makan, Rin. Ini Bibi mau minta tolong, Rin.” Bi Mae masih berdiri. Aku menoleh pada lantai yang memang polosan tak ada tikar. Lekas aku mengambilkan tikar dan kugelar. Baru terpikir, kalau kursi di teras kurang. Entah kenapa, Mas Reza cuma membeli dua kursi saja. Pas ada tamu kayak gini, jadi bingung mau duduk di mana. “Duh maaf, Bi. Kursinya cuma ada dua. Duduk sini, Bi!” tuturku sambil mempersilakan Bi Mae.
1044.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

“Dari cinta yang belum disetujui dosen pembimbing.” Citra tertawa. Dika memainkan lagu yang ia pikir sendiri. Liriknya sudah pasti absurd. “Kopi hitam di warung Kang Ayi. Tatapan kamu lebih pahit, tapi aku nagih lagi. Kursi plastik jadi saksi. Kita debat soal lampu taman dan teori konspirasi.”
743 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Mengapa ada dua kursi lagi yang disediakan, lalu kursi ini untuk siapa? "Mas, kenapa kursinya ada dua lagi?" Zia akhirnya bertanya untuk melepaskan rasa penasarannya. Karena kursi ini memang kursi khusus untuk pengantin. "Iya, ada yang numpang ikut nikah bareng kita," jawab Sebastian dengan sedikit tersenyum "Ikut nikah?" Zahira memandang ke arah Arion. Arion beranjak dari duduknya sambil memegang tangan Zahira.
1066.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang lirik lagu dua kursi dangdut
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status