Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Gadis tak Bernasab

Cinta Gadis tak Bernasab

Yah albi nadak witmannak tib anta wayaya Yah ba’d esniin shuk wa haniin alaiik hina ma’aya Yah dummini liik, danta habibi hayati liik Wa ha’iish ‘umri ‘ashana ‘ineek wa ‘umri fadak (Hatiku memanggil, harapkan engkau senantiasa setia Selepas bertahun tahun lihatlah sayang kita berjumpa disini dan bersama Air mataku mengalir karenamu, engkaulah kasih, hidupku hanya untukmu Seluruh hidupku, usiaku, karena matamu, aku serahkan segalanya) Lirik lagu Albi Nadak entah kenapa begitu meresap di hati Galuh. Dia merasa seolah-olah Alfa sedang menyampaikan rasa rindunya pada dirinya. Tapi? Apa benar kalau ini merupakan pesan rindu? Gimana kalau Galuh yang ge-er?
9.835.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 787 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
Istri Galak Pak Dosen

Istri Galak Pak Dosen

Sinta mencolek ujung hidung Nadira hingga meninggalkan percikan air di hidung mancungnya. “Kalo Papa sama Mama katanya ketemu pas nonton konser band legendaris di luar negeri. Terus ada drama nggak disetujui karena usia Mama masih muda dan masih kuliah. Papa juga masih ala-ala bad boy. Intinya banyak tantangan.” Nadira terkekeh kegelian.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Valeri diam sejenak menatap mata Badai sambil berdansa lembut, "Anda bukan tipe pria yang serius, benarkan?" "Kamu memang cantik sekali malam ini Valeri... aku serius," jawab Badai. "Bukan itu pertanyaanku... Badai?" Kata Valeri sedikit kesal. "Apa yang ingin kamu tanyakan? akan ku jelaskan," ucap Badai "Dimana pasanganmu, Badai? kenapa kamu masih sendiri?" tanya Valeri kembali. "Maksudmu pasanganku?" Badai menatapnya lembut, "dia ada dihadapanku sekarang, dan kami sedang berdansa sekarang. Kamu sudah lihat kan?"
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Dia menunjuk wajah Rani sambil memaki-maki, "Apa kamu tahu apa yang barusan kamu lakukan? Aku hancur gara-gara kamu! Apa kamu puas sekarang?" Rani kaget melihat Galang marah-marah. Dia terdiam di tempat, kedua matanya berderai air mata seolah menjadi yang paling tersakiti. Dengan suara terisak, dia berkata dengan gemetar, "Bagaimana bisa kamu bicara seperti itu ... coba kamu pikirkan, untuk siapa aku melakukan semua ini ...." "Untuk siapa? Untuk dirimu sendiri, 'kan?" Galang berteriak marah, "Setiap hari bisanya cuma melakukan siaran langsung dan pamer kekayaan!"
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
Goyangan Pohon Beringin

Goyangan Pohon Beringin

lirih Adrian sambil mendengarkan musik di you tube di ponselnya. Suara musik terdengar merdu, dari lagu-lagu lama dari Wali Band. KAU MAU APA PASTI KAN KU BERI KAU MINTA APA, AKAN KU TURUTI WALAU HARUS AKU, TERLELAH DAN LETIH INI DEMI KAMU SAYANG ....
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
Pelukan Hangat Sang Letnan

Pelukan Hangat Sang Letnan

Mereka justru asyik bergosip tentang masa kecil Galang. ​"Mbak tahu nggak?" Giska berbisik sambil mengaduk adonan. "Dulu waktu kecil, Mas Galang itu pernah nangis cuma gara-gara layang-layangnya putus dan nyangkut di pohon mangga tetangga yang galak. Dia nggak berani ambil karena takut sama anjingnya. Siapa sangka sekarang dia jadi orang yang paling berani se-Indonesia?" ​Salwa tertawa renyah, menutup mulutnya dengan tangan agar suaranya tidak sampai ke kamar. "Serius, Gis? Mas Galang yang mukanya sedingin es itu pernah nangis gara-gara layangan?"
796 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
GADIS KESAYANGAN OM ANDI

GADIS KESAYANGAN OM ANDI

gumam Kakek pelan. Lusi yang duduk di sebelahnya menatap heran. "Kehilangan siapa, Pa?" Kakek Yoga menarik napas panjang, menatap foto itu lama. "Seorang gadis … yang katanya sangat mirip dengan Imelda." Lusi terdiam. Dan di tempat lain, di sebuah kafe yang masih ramai pengunjung, tatapan Andi pada Imelda kembali beradu, dalam, lama, dan penuh rahasia yang belum terungkap.
787 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
Godaan Liar Sang Pengasuh

Godaan Liar Sang Pengasuh

tanya Abel karena jujur saja dia tidak pernah melihat hewan-hewan buas selain di tv dan ponsel. Abel segera membawa Arvaz pergi dari sana hingga dia kembali menemui penjaga untuk bertanya dimana letak hewan yang Leon katakan. "Mereka ada di sana, gerbang belakang yang dijaga dengan ketat, Nona," kata penjaga dan Abel pergi ke sana untuk melihatnya. Saat tiba di sana para penjaga langsung mencegah Abel. "Anda tidak boleh masuk," kata penjaga menatap Abel yang meminta izin agar bisa masuk ke dalam pekarangan kandanganya singa.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Dijadikan Tunangan CEO Galak

Dikhianati Mantan, Dijadikan Tunangan CEO Galak

tanya Danis dengan dingin. Erlando tertawa hambar, dia mengambil ponselnya, "Kalau ga salah, gadis ini mirip dengan gadis yang mabuk bersamamu itu kan?" Deg! Zahira terperanjat, wajahnya pucat karena semua orang menatapnya karena Erlando berkata cukup keras. Danis tidak mengelak, "Memangnya kenapa Paman? Paman juga sering bersama wanita di club dan tidak hanya satu kan. Makanya Paman di juluki 'Sang penakluk!" cibirnya.
1.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
Jodoh Kontrak untuk si Bos Galak

Jodoh Kontrak untuk si Bos Galak

Bisa kembali dengan segelas sirop untuk Cassie, menyusulnya duduk dan memusatkan perhatian ke panggung di mana pertunjukan tengah berlangsung sebagai pembuka acara malam ini. Sesekali, Cassie menoleh pada lelaki yang berhasil mencuri hatinya, memerhatikannya sebentar, lalu turut melemparkan pandangan ke arah panggung. Ia berharap pesta segera berakhir, karena ia tak tahan berada di tempat yang sama dengan Rindi. ***
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai lirik lagu galak di pasandiangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status