Ada sesuatu yang timeless tentang lagu-lagu era 80-an yang selalu berhasil menusuk hati. 'If Ever You're in My Arms Again' oleh Peabo Bryson itu seperti cerita cinta yang terpendam—romantis, sedih, tapi penuh harap. Liriknya bercerita tentang seseorang yang berjanji untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan kedua jika kekasihnya kembali. 'Akan kupegang erat, tak lagi kau pergi'—kalimat itu saja sudah bikin merinding. Terjemahan lengkapnya mungkin kurang lebih: 'Jika suatu hari kau kembali dalam pelukanku, aku takkan biarkan kau pergi lagi. Aku akan mencintaimu lebih dalam, menjagamu lebih dekat.' Lagu ini cocok banget buat yang suka nostalgia atau lagi galau karena mantan.
Yang bikin special, vokal Peabo Bryson itu kayak velvet—lembut tapi penuh emosi. Aku pertama kali dengar lagu ini pas nonton film 'Tango & Cash', dan sejak itu langsung jadi favorit. Kalau diterjemahkan per stanza, intinya tentang penyesalan dan tekad untuk memperbaiki kesalahan. Bridge-nya itu lho, 'Kita tahu bagaimana rasanya kehilangan...'—itu kayak tamparan buat yang pernah kehilangan orang tercinta.