SUAMIKU CEO BUTA
ucapku dengan pelan "Ani maafkan aku, aku tidak bermaksud meragukanmu"
"Pulanglah Rhoma, tempatmu bukan disini"
"Ani, ikutlah pulang bersamaku. Aku aku aku aku"
"AKU APA? OKA AKU OKA AKU," bentak Ani dengan melotot.
"Aku sungguh merindukanmu," lirihku sambil tertunduk memainkan selimut.
"T I D A K M A U!"
Aku melihatnya menyilangkan tangan dengan bibir yang sudah seperti ikan cucut.