Mengapa Kau Membenciku?
Dengan perlahan ia melangkahkan kaki ke ruang kerja, kemudian dihempaskan tubuhnya di atas kursi, matanya sayup, nafasnya tak beraturan, tubuhnya bergetar.
“Sinta maafkan aku!” ucapnya lirih seraya mengacak-acak rambutnya yang hitam legam.
Tiba-tiba teringat jelas awal pertemuannya dengan Sinta di sungai, saat pertama kali ditatapnya wajah cantik itu dari jarak yang sangat dekat, hingga membuat gadis mungil itu terperanjat kaget akan kehadirannya yang begitu tiba-tiba. Teringat pula saat pertama kali ia tertindih tubuh Sinta karena telah memperebutkan sebuah kalung yang berinisial huruf S di tempat yang sama, pertama kali ia bertatapan dengan jarak yang begitu dekat, membuatnya merasakan seb
ตอนยอดนิยม