Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Si Gendut Penakluk Bos

Si Gendut Penakluk Bos

desis Bramantyo rendah tapi tetap tajam, dia sengaja tidak meninggikan suara agar kekhawatirannya tidak terjadi. “Lepas!” sentak Wati langsung mengibaskan tangannya tapi tidak berhasil membebaskan diri, “lepas, kak! Aku memang sudah gila. Biarkan Aku Kak, Aku perlu tahu apakah semua ini benar! Apakah memang ada biang kerok yang menjadi pelakor di rumah tanggaku!” sambungnya dengan sedikit rontaan agar Bramantyo bisa melepaskannya. Belum Bramantyo sempat merespon lebih jauh, percakapan dengan suara cukup familiar terdengar. Seketika itu juga, wajah Wati dan Bramantyo memucat.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai lirik penak konco
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Kumasih terjaga Sayang kau di mana aku ingin bersama Aku butuh semua untuk tepiskan rindu Mungkinkah kau di sana merasa yang sama Seperti dinginku di malam ini Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini Kita menari dalam rindu yang indah Sepi kurasa hatiku saat ini oh sayangku Jika kau disini aku tenang Tepuk tangan Pak Bos dan teman-teman kru---baik yang bersamaku dari Jakarta mau pun penyelenggara acara di sini---membuatku tersenyum sambil mengucap terima kasih. Lirik ciptaan Delon itu memiliki arti tersendiri selain enak didengar.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai lirik penak konco
Baca
+Pustaka
PENARI ITU WANITAKU

PENARI ITU WANITAKU

ucapnya. "Penawaran?" bingung putra beserta Flora dan Sani yang berada di sampingnya. "Ya penawaran, penawaran untuk perusahaan kami mengontrak beberapa penari dari club' penari kalian sebagai model tradisional kami. Jadi, penari yang dipilih akan terikat kontrak beberapa waktu sebagai model tradisional di perusahaan kami, karena kebetulan tema perusahaan kami akan dirubah tahun ini." jelasnya panjang lebar.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai lirik penak konco
Baca
+Pustaka
Half You

Half You

Locked in the hotel ,there's just some things that never change Terkunci di hotel, ada sesuatu yang tidak pernah berubah You say we're just freinds Kau bilang kita hanya teman But friends don't know the way you taste, la-la-la Tapi teman tidak tahu seleramu, la-la-la Rubby melepas stand microphone nya dan menggoyangkan tubuhnya santai tapi sangat erotis di bagian lirik Ooh, when your lips undress me, hooked on your tongue
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai lirik penak konco
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Wanita

Sang Penakluk Wanita

"Oke ... Oke, siap, Tante. Tapi tante mau berlibur ke mana? Apa mau ke Maldives juga?' tanya Sehan dengan suara pelan tapi bisa didengar oleh tante Felicia. "Iya, aku juga ingin berlibur ke sana. Yang aku dengar di sana akan ada konser music boy band. Dan aku sangat ingin menontonnya. Kalau ketahuan suamiku pasti aku akan dilarangnya," jawab tante Felicia dengan wajah sedihnya. Meski usianya bukan remaja lagi, akan tetapi ia sangat suka menonton konser.
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai lirik penak konco
Baca
+Pustaka
Naga Penakluk Hati

Naga Penakluk Hati

Buatku merasa semakin hilang. xxx Segalanya masih hitam. "Versi Beta Aktif" Sebuah tulisan mengapung di hadapanku. Bersamanya suara yang tak bisa kukenali apakah itu suara perempuan atau laki-laki. 'Hm?' "Selamat datang di permainan berkencan terbaik!" 'Jodoh Putri Naga' Sebuah judul terpampang, musik ceria dan romantis mengalun sering tampilnya judul itu.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai lirik penak konco
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
cyllachan
Halo pembacaa… versi revisi sudah up semua ya XD ada beberapa part yang kurevisi terutama di bagian awal. Semoga kalian suka revisinya dan cerita lebih hidup. Ke depan aku bisa upload seperti biasa lagi ya. Selamat membaca! Jangan lupa tinggalkan komentar yaaa. Komentarmu adalah penyemangatkuhhh
Luthfiyya
Masuk ke dunia Game kyaknya seru yaa. apalagi biasanya suka kalah pas main game, ehh tiba-tiba masuk ke game itu sendiri, jadi kau gamau harus bisa menang biar ga mati. ceritanya keren sih, apalagi buat yg suka cerita fantasy, ini beneran cocok dibaca malem".
Baca Semua Ulasan
TERIKAT PERJODOHAN

TERIKAT PERJODOHAN

“Acooo, Acooo.. Iell auk, Acoo! Acooonya nyak iel, huhuuu!!” Diberkatilah pencipta lagu, ‘Naik-Naik Ke Puncak Gunung.’ Niel berdoa supaya anaknya tidak dikutuk karena menggunakan nada lagu tersebut tanpa kontrak kerjasama. “Tutup Xav..” tukas Niel karena hanya melihat gerobak saja tidak ada penjualnya. “Utup?” Xavier memegangi sisi-sisi kepalanya. “A ampyun..” Hidung anak itu tampak memerah.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai lirik penak konco
Baca
+Pustaka
GARA GARA G-STRING

GARA GARA G-STRING

teriak Ana keras. "Iii-itu ... ehhh, nganu." "Nganu? Nganu opo sih? Kok Mas Joko jado enggak jelas kayak gini? Heran aku. Memang e habis kesambet apaaaa?" "Anu ... An! Konok'an mau ojo mbok buka!" (Konok'an = sesuatu, ojo = jangan, mbok = kamu) "Konok'an apaaaa? Aku semakin enggak paham dengan bahasa kamu deh Mas!"
1031.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 715 kali sebagai lirik penak konco
Baca
+Pustaka
Pengantin Kontrak Sang Perwira

Pengantin Kontrak Sang Perwira

Saat mobil melewati gerbang markas militer, suara mekanis terdengar samar dari earpiece Adrian: “Subjek Null-01 telah menerima kontrak. Sinkronisasi versi realita 8 dimulai.” Adrian menatap kaca spion, melihat Reina yang duduk diam di belakang. Tatapannya kosong. “Selamat datang kembali, Dokter,” bisiknya. “Atau seharusnya kukatakan… versi terbaru dari dirimu.” Suara klakson singkat memecah lamunannya.
10667 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai lirik penak konco
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

Tanganku sontak bergetar. Apakah penulis itu Rendra di usia tujuh belas? Sebelum aku mencerna situasi ini, barisan kalimat lain pun muncul. Orang di sana bertanya dengan gelisah: [Kamu belum menjawabku! Sebenarnya siapa kamu?] Aku buru-buru menjawab di bawah: [Aku Citra di usia tiga puluh.] Lalu kutambahkan: [Kamu akan mengkhianatiku di masa depan. Jadi, kamu di usia tujuh belas tolong jangan mendekatiku.]
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai lirik penak konco
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status