Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Pewaris Pemikat Wanita

Sang Pewaris Pemikat Wanita

“Kamu yang terobos lampu merah.” Gadis itu mendengus, wajahnya memerah bukan karena malu... melainkan marah. “Jangan ngaco! Aku lihat kamu tiba-tiba lompat!” Orang-orang mulai berkerumun. Ponsel terangkat. Bisik-bisik mengalir cepat. “Itu Anastasia Wibowo…” “Putri Stephen Wibowo…” Nama itu menyebar dengan cepat dan kerumunan semakin padat.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai lirik pupus dewa 19
Baca
+Pustaka
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Saat itulah Liker tertembak. Musuh mengelilingi mereka, dan Willy putus asa. Dia siap berkorban. Tiba-tiba, dia mendengar suara tembakan yang diiringi dengan jeritan. Dor! Dor! Dor! Aakh! Aakh! Aakh! Dor! Dor! Dor! Aakh! Aakh! Aakh! Willy yang putus asa melihat beberapa musuh sudah tumbang. Dia berbalik dan mendapati Kapten mereka, Dewi ada di sini untuk mendukung mereka. Ini adalah kejutan besar, dan Willy sangat gembira.
8.4575.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.6K kali sebagai lirik pupus dewa 19
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Astar Simpu
ceritanya sangat bagus. kesabaran kenji perlu diberi apresiasi. begitu pula dengan elena yang tidak silaudengan godaan laki laki laindan tetapmempertahankan rumah tangganya walau selalu menjadi bahan ejekan dan di bully habis habisan oleh keluarganya..
Baca Semua Ulasan
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

"Mau Lula suapin enggak?" Dewa tak pernah menyangka jika makan siang mereka dua hari lalu adalah makan siang terakhirnya bersama Alula. Ya Tuhan, Dewa tak sadar jika tingkah laku Alula yang belakangan ini tiba-tiba manja adalah pertanda. Alula bersikap manja untuk meninggalkan momen sebelum dirinya pergi. "Lu, Papa enggak kuat Lu." Dewa menenggelamkan kepalanya diantara kedua kaki yang dilipat lalu kembali menangis—sampai kedua bahunya pun bergetar.
9.730.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 680 kali sebagai lirik pupus dewa 19
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris

Sang Pewaris

Apakah ada sesuatu yang genting? Sembari merapihkan bangku dan menyusul Budi yang sudah bergabung dengan Syarifah, Wira berusaha menelpon. Rombongan Vina dan teman-temannya pun kemudian melewati Wira yang sesudah itu berdiri mematung di ujung tangga, menanti panggilan terhubung. Pulsa anda tidak mencukupi… “Aih, setan. Lupa kalau belum isi pulsa, semoga aja ini juga nomor W******p,” gumam Wira.
9.936.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 791 kali sebagai lirik pupus dewa 19
Baca
+Pustaka
Pacar Sejuta Umat

Pacar Sejuta Umat

Tak lama lemas, Rere kembali mendesah, Dewa menatapnya dengan senyum mengembang, waktu yang tepat baginya untuk menyelesaikan hasrat diri sendiri. Dewa melepaskan jari dan mengganti dengan pisang miliknya, yang dimasukkan dengan perlahan ke dalam inti Rere. Kemudian membiarkannya sesaat di dalam, baru kemudian bergerak pelan. Desahan kedua insan halal tanpa busana seperti sedang bersahutan. "Aaaaargh!" Rere menjerit tertahan bersama dengan desahan Dewa. Dipeluknya tubuh Dewa erat seperti masih ingin mengatakan untuk tidak segera melepaskan penyatuan mereka.
1034.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 729 kali sebagai lirik pupus dewa 19
Baca
+Pustaka
Vokalis Culas, Aku Bukan Istrimu

Vokalis Culas, Aku Bukan Istrimu

tentu saja aku tidak tahu Bas sudah menyiapkannya. Dia menyanyikan lagu kangen Dewa 19, lagu sejuta umat yang bikin para tamu jadi sing a song, hingga rasanya aku pengin ikutan merekam momen ini. Aku menyimpannya baik-baik diingatan. Setiap lirik, setiap suara, setiap tatapan kagum yang kuterima. Akhirnya, aku sampai di titik ini, bersama pria yang paling kuinginkan di sampingku.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai lirik pupus dewa 19
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Icank Hanafi
ceritanya super keren.. nyesel kloga baca, othor cici itu fav gw banget, rela baca on goin cuman bwt bacakarya othor cici doang, yg lain ogah gw krn semenarik itu karya2nya gaya bahasanya ga ribet, lugas to the point ga menye2 dan bs kebayang sprti apa situasi ceritanya.. pokoke love banget sm karya
Daniel&Mutia Official
di novel" Cici ini tuh bikin sedih kalo novelnya selesai, sedih gitu pengennya ada terus, bikin pengen baca ulang lebih dari 1x,aku pikir kurang tertarik soal band ,JD ku tunda baru baca sekarang eh ternyata baper parah huhu
Baca Semua Ulasan
NILAM (PELACUR IBU KOTA)

NILAM (PELACUR IBU KOTA)

Istri Dewa adalah orang pertama yang memecah keheningan. “Kenalin, saya Dewi, istrinya mas Dewa.” Nilam menjabat tangan mungil yang terulur kepadanya itu dengan senyum terkulum. “Mba Nilam udah makan siang? Gabung sama kita aja yuk, enggak apa-apa kan mas?” Dewa memilih diam, sama sekali tidak ingin berbasa basi. “Lain kali ya mba, kebetulan saya harus ketempat lain habis ini” Nilam tau ia sudah cukup menguji kesabaran Dewa, untuk itu ia memutuskan untuk mengakhiri permainannya sampai disini.
9.728.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lirik pupus dewa 19
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Buah_Kaktus
Nilam, gadia lugu yang sangat menderita...q bayanginnya sedih bgt, ky ntn film Chinese ... dibalik dandannanya yg dekil trnyata Nilam berwajah rupawan jg hingga Pak Tono mw menjadikannya simpanan, jd saingannya Ayu dong..sama2 simpanan...duh lagian Pak Tono dh punya 5istri jg pa kurang Pak?! Asih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
KERIS MAN

KERIS MAN

Hanya iseng-iseng saja bermain musik di studio. Pilihan akhirnya kujatuhkan pada lagu hits era sembilan puluhan. "Kuterima suratmu," mulaiku bernyanyi sambil duduk malas, "t'lah kubaca dan aku mengerti." "Lagu Dewa20!" pekik Dina muncul mendekatiku, "Aku suka lagu ini!" "Nih, udah kering!" ungkapnya menunjukkan kostumku yang baru ia cuci, "Sesekali kamu cuci lah. Kan mesin cuci di rumah ini bisa otomatis langsung kering!"
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai lirik pupus dewa 19
Baca
+Pustaka
PELAYAN GENDUT TUAN SULTAN

PELAYAN GENDUT TUAN SULTAN

Ternyata itu alasannya. Dewa duduk dengan nyaman tak jauh dari api unggun. Kemudian jari-jarinya mulai menari memainkan kunci di dawai gitar. Beberapa lagu melow ia bawakan untuk menemani kehangatan malam itu yang membuat semua orang terbuai dan kagum. Suara dan permainan gitarnya tak kalah dari anak band ternama. Terlebih Dewa membawakan dengan segenap hati dan penuh penghayatan. Sesekali matanya terpejam saking dalam penghayatannya. Hingga tiba ia membawakan lagu lawas milik grup band Padi berjudul kasih tak sampai. indah terasa indah
9.9489.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.7K kali sebagai lirik pupus dewa 19
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rosemala
maaf ya teman2, hari ini salah posting. bab terbaru seharusnya untuk buku Ibu Susu Untuk Anak Pewaris. Karena hari ini editor masih libur, jadi baru besok isinya bisa dirubah. maaf ketidaknyamanannya
Aqeef Irsyad
Aku masih penasaran dgn sikap sultan ke viola .sbnrny dendam apa yg dia punya ke viola?si Michelle juga watak nya yg tiba2 Ada,buat Aku pusing thorr......apa pun semangat ya mbak,cerita ni seru,hati ini penuh deg-degan gitu..slm Dr Malaysia..selamat berkarya mbak.. mau sultan ama vio,tpi kayaknya???
Baca Semua Ulasan
Pengantin Dewa

Pengantin Dewa

“Inilah manusia yang ingin mencuri pusaka para Dewa. Pusaka yang bahkan Dewa Perang pun gagal mempertahankan.” Mrelati memandang Wirya. Tatapannya kosong, ‘tak tahu harus merasa apa. Yang ia lihat hanyalah seorang lelaki yang dulu tampak gagah kini terpuruk, lututnya menekan tanah, wajahnya nyaris ‘tak bisa dikenali di balik luka dan kotoran. Wirya mendongak.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai lirik pupus dewa 19
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status