DIKIRA MISKIN TERNYATA CEO
“Aku serius banget sama kamu. Tapi kalau bisa bikin kamu ketawa di setiap keseriusanku, kenapa nggak?”
Beberapa hari setelah lamaran, rumah keluarga Indah jadi lebih sibuk dari biasanya. Ruang tamu penuh dengan kertas-kertas undangan, kain-kain contoh seragam keluarga, hingga katalog dekorasi pernikahan.
Indah duduk bersila di lantai, dikelilingi oleh majalah pengantin dan map-map berisi rincian vendor. “Lang, kamu yakin maunya konsep outdoor garden? Jangan-jangan nanti hujan.”