Luka Perselingkuhan
"Aku punya seorang putri. Namanya Laila. Masih terbayang senyumnya saat menikah di usia yang masih sangat muda. Rasanya, tak ada kebahagiaan yang lebih dashyat dari itu. Pesta pernikahan dilakukan tiga hari malam. Semua orang berpesta dan bersuka ria. Kupikir pernikahan putriku baik-baik saja, bahkan saat mengandung dia terlihat bahagia. Namun, sejak bayinya lahir, dia berubah hingga bertahun-tahun. Tak ada lagi putriku yang cerewet, jarang sekali terlihat dia tersenyum. Saat berkunjung ke rumahnya, dia tak pernah bercerita apa pun."
Buk Ratih menganjur napas, jelas sekali ada sesak yang mengimpit saat benaknya menggali kenangan masa lalu. Mata perempuan itu berubah sendu. Buk Ratih bercerit
Bab Populer