Istri Yang Tersakiti
Mata Moza langsung berkaca-kaca karena haru.
Tapi tulisan belum berakhir. Moza kembali membaca lanjutannya.
'Oya, Moza sayang. Kamu jangan lupa dengan pesan aku, ya. Nanti malam pakai lingerie-nya. Aku mau melihat indahnya tubuhmu dengan baju itu. Dan, janjimu jangan lupa juga ya. Nanti malam tidak ada lampu yang dimatikan.'
'Love you so much, Arthur.'
Moza menipiskan bibir. Baru saja terharu, tapi langsung kesal karena lanjutan tulisan Arthur. Dia tidak mengerti kenapa suaminya segila ini dalam hal ini.