Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CEO LOVE ME

CEO LOVE ME

Menyadari wajah mereka yang begitu dekat, Karin sampai menahan nafas, jantungnya berdebar cepat, seperti ingin melompat dari tempatnya. Kendaraan melaju. Karin menghidupkan radio tape, sebuah lagu dengan judul 'Perfect' milik Ed serren mengalun merdu. "I found the love, for me ... darling just Dave rigth in ... and follow my lead. I found the girl, beautiful and sweet ... and never new you where the someone, waithing for me." Tangan Karin bergerak ingin mengganti radio tape nya, namun tangan Pasha buru-buru menahannya. "Kenapa di ganti? Ini lagunya bagus, kok."
104.6K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as lovey dovey
Read
+Library
CherryLova

CherryLova

Katanya sambil bernyanyi, lagu itu tidak asing di telinga Lova. Lova hanya tersenyum tipis sambil meminum minumannya. "Kamu ya? Kamu kan? Cherrybelle kan? Betul? Ayo kamu ngaku!" Kata Aldo dengan nada mabuknya. "Iya, aku Cherrybelle!" Jawab Lova asal. "Aku ngefans sama kamu, kenapa kamu gak nyanyi lagi sambil nari-nari seperti dulu? Kenapa kamu malah kesini?" Tanya Aldo yang kepalanya sudah tertidur di meja bar.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as lovey dovey
Read
+Library
Love & Shit

Love & Shit

Seru Leon menaik-turunkan alisnya kembali menggoda Yuki. Dejavu Dugaan Yuki memang selalu benar, baru saja di detik ke 31- ia menghitung. And benar saja bukan? Leon pasti akan kembali menggodanya. Yuki melewati Leon yang masih saja tetap menatapnya. Memasuki kamarnya lalu menguncinya. Tentu saja ia harus menguncinya, biar bagaimana pun. Leon itu tetap spesies buaya darat jadi ia lebih baik mencegah hal- hal yang kemungkinannya akan terjadi.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as lovey dovey
Read
+Library
ADORE YOU

ADORE YOU

tanya Dewi setelah mereka tiba di ranjang milik Syl. Dewi menatap dua boneka itu dengan kagum. Satu berwarna putih bersih sedangkan satunya lagi berwarna pink pucat. Semua boneka ini disebut dengan teddy bear. Hanya saja, aksesoris tambahannya yang berbeda. Yang berwarna putih ada sebuah gentong madu di dekapannya. Ini persis kayak kartun winnie the pooh. Sedangkan yang warna pink memegang sebuah bantal hati berwarna merah yang mencolok.
9.93.3K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as lovey dovey
Read
+Library
Love in Revenge

Love in Revenge

tanya Yuka dengan sengit. "Ya, kau pikir aku akan menangis memohon kepadamu?" tanya Vallery tak kalah sengitnya, "cih ... jangan harap!" "Aku tau kau sangat mencintaiku Honey, biarkan aku bersenang-senang untuk hari ini, anggap saja itu kado hari jadi kita darimu atau kau mau memberikan kado untukku? Pasti akan lebih menyenagkan jika kita main bersama," ucap Yuka tepat di telinga Vallery, membuat gadis itu meremang karena Yuka tau titik sensitive Vallery.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as lovey dovey
Read
+Library
Dear My Lover

Dear My Lover

“Ikut lomba mencari cinta sejati dia. Hahah-“ mulut Takumi ditutup seketika walaupun dia belum selesai tertawa. Yuuki menaikkan salah satu alisnya.. “Jangan digubris ini anak orang lagi kesambet.” “Ikut voli aja tuh lagi kurang anak.” sambung Hiromi. Souta mengangguk setuju atas usulan itu. Hiromi lalu pergi ke depan dan menulis nama Souta di bagian lomba voli. “Pengen juga tuh voli, tapi gak bisa..” ujar Yuuki sembari manyun-manyun bibirnya. “Mau aku ajarin?”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as lovey dovey
Read
+Library
LOVE AND TRUTH

LOVE AND TRUTH

"Apa maksudmu?" "Kau ternyata sangat bodoh! Bisa-bisanya kau mencintai pria yang sama sekali tidak melihatmu! Sejak dulu, aku selalu melihat dia selalu memperhatikannya, aku merasakannya, hatinya sama sekali tidak ada dirimu di sana, dengan bodohnya hanya karena Stefen memiliki tekad, kau langsung jatuh cinta padanya dan melupakanku, tapi setelah aku melihat wanita berambut biru itu di tengah pernikahanmu, aku langsung mengenalnya, dia adalah Estel, pria mungil pelayanmu!"
102.0K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as lovey dovey
Read
+Library
LOVE A FRIEND

LOVE A FRIEND

Dengan berat hati dia meninggalkan Rama yang sedang bersama dengan Tiara. "Liv dengerin Papa dulu!" Rama mulai berteriak atas segala yang Livia katakan. 'Gaada sedikitpun rasa sayang Papa yang hilang buat kamu. Hati ini sepenuhnya milik kamu Liv,' batin Rama. Livia hanya pergi meninggalkan Rama tanpa mendengar perkataan lain darinya. Dia terus berjalan melewati jalanan yang gelap. Hanya ada beberapa cahaya yang terpancar oleh sinarnya bintang.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as lovey dovey
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status