Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Giok Langit

Giok Langit

“Tapi kau selalu memberikan tenaga dalammu terlalu banyak.” “Tidak ada yang terlalu banyak demi nyawa seseorang. Apalagi engaku.” Long Wei bangkit dari duduknya, menghampiri api unggun yang terdapat dua daging kelinci besar. Dia sedikit mengumpat karena sudah agak gosong. “Sekarang makan.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as lu'lu wal marjan
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

Ketika make up artist beranjak dari samping Paula dan Javeline menatap sekeliling. Dengan nada pelannya, “pertarungan terlihat sengit.” “Eonnie, ini tidak seperti yang kamu bayangkan.” Ucap Paula, menjelaskan halusinasi Javeline yang terlalu jauh. “Ini bunga mawar merah. Kamu tahu sendiri arti bunga mawar merah.” Jelas Javeline. Tapi saat itu pula, bel kamar berbunyi. Salah satu asisten yang membantu Paula membuka pintu itu.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as lu'lu wal marjan
Read
+Library
Antara Luka dan Rasa

Antara Luka dan Rasa

"Tenang saja." "Baiklah hati-hati, Ra. Kamu juga Mae. Sepertinya hari semakin gelap, kalian anak perawan gak boleh pulang terlalu malam nanti di culik setan," ujar Reka jahil. "Reka, mulutmu!" Mae sudah berniat meninju Reka namun gagal karena targetnya sudah terlanjur berlari menjauh. ***
2.3K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as lu'lu wal marjan
Read
+Library
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

rengek Mas Ronald tak tahu malu. Aku menimbang-nimbang kalung hasil jerih payahku, tak menyangka Ibu mertua mempunyai selera yang sangat menarik. Kalung berinisal T yang artinya Tiarma dengan jejeran berlian cantik yang menempel dihurufnya. Kilaunya mampu menyilaukan mata, benar-benar sempurna. Pasti harganya sangat mahal.
9.4197.7K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as lu'lu wal marjan
Read
+Library
SILARIANG

SILARIANG

’ Batin Tenri sambil menyeka sudut matanya. Pekerjaan Tenri menginput data dan pembukuan telah selesai sebelum senja. Dia merasa senang karena bisa pulang lebih awal dan memasak untuk suaminya. Dipilihnya menu ikan bandeng pallu mara khas Sulawesi Selatan dan tumis kangkung pedas kesukaan mereka berdua. Biasanya Tyo pulang setelah magrib dan semua makanan sudah tersaji di meja.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as lu'lu wal marjan
Read
+Library
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

Ada sedikit halangan yang membuat Pak Ustadz datang terlambat. "Lhoo, Mas Saipul sama Mas Yanto, sini duduk di dekat saya." Laki-laki paruh baya itu memangil Saipul dan Yanto untuk bersila di sebelahnya. Dia adalah Pak Marjan. Laki-laki berusia 45 tahun yang suaranya sangat lantang kalau berbicara, dan selalu berbicara dengan nada 4 sampai 5 oktaf. Entah itu bawaan lahir atau apa.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as lu'lu wal marjan
Read
+Library
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

tanyaku menunjuk pada lingerie maroon yang masih terlihat dari tempat kami berbaring saat ini. Bella tampak tersenyum malu. "Waktu kamu ke toilet aku masuk ke toko itu, mereka mempromosikan dengan berkata cara cepat meluluhkan hati suami meski sekeras es batu, cukup beli dua gratis satu, buruan merapat sebelum kehabisan, gitu. Kamu kan es batu, Mas, jadi aku beli, biar kamu mencair," ucapnya dengan nada suara yang dimiripkan dengan pramuniaga saat ada diskon.
1065.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as lu'lu wal marjan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status