Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Wasiat Kakek

Suami Wasiat Kakek

Cafe lencana ungu ini memang tempat favorit bagi Katarina, sampai tempat duduknya berulang kali tetap di sudut pojok. “Kak matchalatte satu,” pesan Katarina pada seorang wanita yang ada di kasir. “Matcha mulu, sesekali beli kopi, Kak!” ujar Elegi pelan. “Aku tidak mengopi, kamu saja yang pesan kopi kaya orang tua saja!” ledek Katarina terkekeh. “Dih, gak gitu juga, Kak. Oiya, mbak aku pesan cappuccino saja satu ya,” pesan Elegi.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as luc up cafe
Read
+Library
Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar

Terjerat Panasnya Cinta Mantan Pacar

“Pasangan saya katanya suka dengan hidangan penutup di sini. Nanti saya mau coba juga setelah menikmati menu utama.” “Oke, Pak Aryan. Nanti akan kami sajikan matcha cream cheese silky pudding favorit Bu Lucy.” Juan mengatakannya sambil tersenyum pada Lucy yang lantas dibalas perempuan itu sebuah anggukan dan senyuman kikuk. Aryan pun tersenyum tipis melihat interaksi singkat Juan dan Lucy. “Oh, ternyata Lucy sering ke sini, ya, Chef?” Aryan bertanya pada Juan, tapi matanya menatap Lucy. Gara-gara itu, situasi yang tadinya hangat, mendadak berubah.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as luc up cafe
Read
+Library
Jatuh ke Pelukan Panas Tuan CEO

Jatuh ke Pelukan Panas Tuan CEO

Namun, saat Lizbeth kembali, Lucien menolaknya sekali lagi. "Saya mau yang dari kafe di seberang." Kini, Lizbeth tidak bisa menyangkal dirinya sendiri. Pria ini memang sengaja merundungnya. Namun, sebagai pekerja yang baru saja selamat dari risiko pemecatan, Lizbeth melakukan semua perintah Lucien. "Silakan, Pak." Lizbeth meletakkan latte yang ia beli dari kafe depan kantor di meja Lucien. Namun, Lucien hanya melirik. Ia tak menyentuh minumannya.
1075.4K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as luc up cafe
Read
+Library
Diklaim Oleh Don Mafia

Diklaim Oleh Don Mafia

Dia bekerja dari rumah. Aku memasukkan pin kami dan masuk ke dalam rumah, mengembuskan napas dan melempar sepatuku entah ke mana. "Kalau kau terus melempar barang-barangmu seperti itu, suatu hari nanti kau tidak akan punya apa-apa untuk dipakai," kata Lucy saat dia muncul dengan dua cangkir yang kutebak adalah kopi di tangannya. Aku tersenyum padanya saat dia menyerahkan satu cangkir kopi, "Kau membuat dua cangkir."
386 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as luc up cafe
Read
+Library
Mari kembali ke Masa Lalu

Mari kembali ke Masa Lalu

ucap Rico sambil melirik Arindha yang sedang merapikan rambutnya. Hening Rico asik mengemudikan mobilnya, Arindha hanya diam mengamati beberapa notifikasi di ponselnya yang menyala. “Pernah ke café Loumerous?” tanya Rico memecah suasana. “Belum, tapi sering lewat,” jawab Arindha sambil melihat handphone nya. “Kamu harus coba masakannya, enak bener. Ditambah lagi nih, nuansa café nya bikin nyaman kayak, kamu,” Goda Rico pada Arindha.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as luc up cafe
Read
+Library
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Tinggi badannya hanya mencapai bahunya. “Bagaimana pencarianmu?” Luc menarik kursi dari cafe waffle di pinggir jalan untukku. Kami tidak berniat masuk, hanya Luc yang akan ke sana memesankan waffle untuk kami. “Seperti yang kubilang, tidak berjalan begitu baik. Tunggulah!” Luc menghilang ke pintu. Aku tidak tahu dia mendapat uang dari mana untuk membeli waffle itu, tetapi begitulah Luc.
1015.9K viewsOngoingAdded to Library 604 Times as luc up cafe
Read
+Library
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Perasaan jarak antara cafe dengan rumah Gita jauh enggak mungkin kan Lutfi juga memata-matai gue. "Hahh....kok lu bisa tahu sih bro? Siapa yang kasih tahu lu bro? Lu lagienggak nyadap cafe gue kan?" tanyaku buat jaga-jaga aja. Terdengar tawa keras dari Lutfi di sebrang sana, "Iya enggak lah bro ngapain gue nyadap cafe lu kagak ada kerjaan banget." ucap Lutfi sambil menahan perutnya biar enggak ketewa keras. "Gue tadi kebetulan lagi makan di cafe lu eh tiba-tiba adek gue malah ke situ. Kalau lu ga percaya liat CCTV aja bro lebih duluan siapa."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as luc up cafe
Read
+Library
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

jawab Delina. "Di lantai berapa cafenya ? apa nama cafenya? aku membawa oma ku ,tidak masalah kan?" tanya Liade kembali. "Oh tidak apa-apa, aku juga datang bersama seorang sahabatku. Nama cafe nya ***** , di lantai 3. Saat ini aku memakai jaket Hoodie warna ungu yah" papar Delina menjelaskan. "Baiklah , sampai jumpa ya. Mungkin sebentar lagi kita akan bertemu ,karena aku sudah berada di parkiran mobil" sahut Liade menjelaskan posisinya berada sekarang.
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 353 Times as luc up cafe
Read
+Library
Jangan Bungkam Suaraku!

Jangan Bungkam Suaraku!

“Oh iya bagaimana kalau pergi ke Cafetaria?’ “Oke.” Mereka berdua kemudian pergi ke Cafetaria. Dan begitu mereka sampai di sana, beberapa orang memperhatikan mereka berdua lagi-lagi dengan pandangan mengerikan seperti itu dan dengan tegas Luci kemudian memarahi mereka karena itu mengganggu sekali. tidak lama kemudian, akhirnya mereka bisa diam. Tapi, di tempat yang berbeda orang seperti itu masih saja ada dan lagi-lagi melihat Janette dengan pandangan yang meledek. Satu minggu kemudian, Janette akhirnya mulai menyadari akan hal itu dan kemudian dia mendatangi Luci dan bertanya kepadanya dengan serius. Luci yang tengah berada di ruangan kerjanya yang tidak lain adalah sebuah kantor di salah s
5.5K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as luc up cafe
Read
+Library
LUKA

LUKA

Mereka hidup di zaman modern bukan zaman kolot seperti saat kedua orangtuanya. Alvin akhirnya mengajak mereka untuk makan di cafe hotel. Nara setuju ia juga membawakan beberapa makanan untuk Bi Inem nantinya. Ketiganya saling bercanda gurau bahkan Intan beberapakali menggoda Nara untuk mencairkan keadaan. "Nanti malam kita kemana?" tanya Nara menatap Intan antusias.
87.8K viewsOngoingAdded to Library 250 Times as luc up cafe
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status