Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Terlarang Sang Mafia

Cinta Terlarang Sang Mafia

Luke tidak begitu familiar dengan makanan Meksiko jadi dia memesan makanan yang pernah dimakannya saja. Sambil menunggu, Luke mengedarkan pandangannya ke sekitar, kafe yang dia datangi cukup menarik, bergaya vintage dan artistik didominasi warna cokelat dan hijau dari tumbuh-tumbuhan segar nan asri yang memanjakan mata. Kafe tersebut tampak cukup ramai pengunjung.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as luc up cafe
Read
+Library
Love Between Blood and Tears

Love Between Blood and Tears

Ya, Lucas akan mengakhiri segala sesuatu yang bisa memancing ombak kemarahan Thea menyapu pagi cerah hari ini. "Terserah saja," celetuk Thea. Thea dan Lucas berpikir dengan jalur masing-masing. Meski berbeda, tetapi untungnya mereka bertemu dengan kata sepakat entah pada titik pertemuan mana. Lucas menghentikan mobilnya tepat di depan kafe bernuansa klasik. Kemudian dengan lembut ia bertanya kepada Thea, "Kamu mau ikut turun?"
3.9K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as luc up cafe
Read
+Library
Terpaksa Menjadi Istri Tuan Mafia Kejam

Terpaksa Menjadi Istri Tuan Mafia Kejam

Kringgg! Suara pintu kedai kopi yang terbuka menarik perhatian pemilik di dalamnya. Tamara masuk dalam keadaan rambut yang sedikit acak juga pakainya yang tampak bernoda. “ Tamara, apa yang terjadi padamu? “ tanya seorang wanita berusia tiga puluhan. Dia adalah Luci, pemilik kedai kopi itu. Wanita muda yang mengelola usahanya sendiri untuk mengisi waktu luang, Tamara akan datang ketika waktu kosong untuk bekerja disana.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as luc up cafe
Read
+Library
Suamiku selingkuh dengan ibu mertua

Suamiku selingkuh dengan ibu mertua

"Syukurlah kalau begitu — maksudku... Haha, lupakan." Aila hanya tersenyum, dia pikir, Lexa telah berbohong tentang alasan dia mau bekerja di cafe. Pasti dia ingin bekerja disana karena Ricky, begitu pikir Aila. Mereka telah sampai di depan cafe, yang baru saja dibuka dan dibersihkan oleh para pegawai yang tampan itu. Gavin dan Lily, yang kebetulan di depan, terlihat heran melihat ada mobil mewah datang.
1029.8K viewsOngoingAdded to Library 625 Times as luc up cafe
Read
+Library
Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

“Ya, mereka memang sering terlihat.” Lucy tidak lupa mengabadikan momen indah itu. Dia juga diam-diam memotret suaminya, Lucy tersenyum. Lalu, mengambil potret dirinya. Setelah puas menaiki perahu, mereka pergi ke kafe terdekat. Lucy dan Neil bergandengan tangan memesan hot coklat dan cafe latte. Croissant dan danish pastry. Lalu mereka duduk dibelakang menatap ke arah lautan. “Jadi, lusa kita berangkat jam berapa?” tanya Lucy seraya menyisip coklat panas.
5.9K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as luc up cafe
Read
+Library
LETUP

LETUP

“Zak! Kebetulan ketemu lo di sini. Temenin gue ke LC, yuk!” Kaila menggamit lengan Zaki, mengabaikan raut terkejut yang lekas berubah menjadi kebingungan di wajah pemuda itu. Ketika mereka telah berbalik memunggungi halte, Kaila mendekat ke telinga Zaki. “Ada cowok creepy, Zak, di halte. Please, please, temenin gue balik ke dalem dulu dong. Lo nggak lagi buru-buru, kan?” bisiknya dalam satu tarikan napas.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as luc up cafe
Read
+Library
Istri sempurna ciptaan CEO kejam

Istri sempurna ciptaan CEO kejam

ucap Luke. *** Tengah hari telah lewat, dan mobil mereka akhirnya berhenti di sebuah Cafe yang di pinggir jalan. Tak disangka-sangka, Luke langsung disambut dengan sangat hormat di setibanya ia di cafe bernuansa klasik dengan piano dan lampu-lampu gantung elegant. Dan oh, jangan lupakan lilin yang diletakan di atas meja sebagai hiasan. Sania terpukau, tapi hanya sementara. "Tuan, Anda ingin memesan tempat VIP?"
102.6K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as luc up cafe
Read
+Library
The Devil's Contract

The Devil's Contract

Namun, di ujung jalan Piazza del Sole, berdiri satu kafe yang selalu menarik perhatian orang: Luce d’Inferno. Di balik jendela kaca yang dihiasi sulur tanaman gantung, Sierra berdiri dengan celemek dan senyum ramah. Tangannya lincah menyusun cappuccino dan croissant. Ia bukan lagi gadis yang bisa menghentikan waktu atau membaca segel iblis—tapi setiap gerakannya masih memiliki kekuatan yang berbeda: ketulusan. Di pojok dapur, Alex sedang menghitung stok bahan sambil berdebat dengan distributor lewat telepon.
870 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as luc up cafe
Read
+Library
Ayahku Berkhianat, Kubawa Pergi Ibuku

Ayahku Berkhianat, Kubawa Pergi Ibuku

Di tengah-tengah area itu terdapat pula bangunan yang difungsikan sebagai penginapan. Pada salah satu bangunan cafe itu duduklah Lucas bersama Julian. Di meja mereka terdapat kudapan dan minuman yang dipesan untuk menemani kegiatan mereka. Dari luar mereka terlihat seperti dua laki-laki yang sedang menikmati hidangan di mejanya, padahal mereka berdua sedang mengintai seseorang dari kejauhan. Tangan Lucas yang sedang mengangkat cangkir ke arah mulutnya sedangkan matanya melirik ke arah siluat seseorang yang baru saja keluar dari sebuah gedung. Lucas melihat tempat itu adalah sebuah cafe baru yang dibuka awal tahun ini. Melihat punggung kecil itu telah menghilang dari penglihatannya tak membua
103.9K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as luc up cafe
Read
+Library
Peri Kecil Tuan Allen

Peri Kecil Tuan Allen

Lucy memegang tangan Ralin sebelum masuk ke kawasan cafe. "Tidak apa, ini darurat, aku mengerti. Lucy, titip Kenra ya!" "Iya, Kau tenang saja!" Ralin masuk ke dalam sedangkan Lucy kembali melajukan mobilnya menuju apartemen. Malam ini ada yang memesan ruang vvip di cafe tersebut, jadi manager cafe memanggil tenaga tambahan salah satunya adalah Ralin. "Aunty, Kenra mengantuk," kata Kenra yang duduk di bangku belakang.
1033.9K viewsCompletedAdded to Library 948 Times as luc up cafe
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status