Istri Kontrak Sang Miliarder Terkutuk
Ia memijat pelipis dengan satu tangan, dan di tengah itu, pintu diketuk sekali lalu terbuka.
“Wah. Aku kira ini ruangan CEO Montclair Group, bukan ruang isolasi pasien yang gagal tidur,” suara Lucien muncul, ringan seperti biasa, meski langkahnya mantap. Ia membawa satu cangkir kopi dan senyumnya yang menyebalkan.
Adrian tidak menoleh. “Lucien, aku sedang tidak butuh—”
“—interupsi? Sarapan? Pencerahan spiritual?” Lucien meletakkan kopi di meja, lalu duduk di kursi seberang. “Santai. Aku bawa kopi, yang pahit kayak suasana hatimu.”
Hot Chapters