Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cewek kutu buku itu tunangan ku

Cewek kutu buku itu tunangan ku

Panggil Lucas pada salah seorang pria yang tengah menyajikan pesanan pelanggan. "Iya pak, ada apa ya?"Ucap Daniel yang langsung menghampiri Lucas. "Saya minta tolong jagain meja kasir bentar yah? saya ada urusan bentar di belakang, bisa kan?"Ucap Lucas. "Iya bisa pak!"Ucap Daniel. "Kakak yang punya cafe ini?"Ucap Johny. "Ini cafe punya kakakku, aku yang kelola sekarang!"Ucap Lucas.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 341 Times as luc up cafe
Read
+Library
Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

Ucap Puspita, "Aku kasih clue begitu ke dia, masa ga nyampek sih?" Sila tersenyum paksa, "Lo pinter banget sih, Pus. Sejak kapan cafe rainbow depan gedung kedokteran? Lagian rainbow itu julukan dari anak kampus, nama cafenya itu cafe Hexaxty. Mau nyari di maps 'cafe rainbow ' juga gabakalan dapet. Dan sejak kapan depan gedung kedokteran ada lampu merah?" Puspita mengerjap, "Jadi aku salah kasih clue ya?"
2.3K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as luc up cafe
Read
+Library
Istri Mungil Sang Penguasa

Istri Mungil Sang Penguasa

"Baiklah. Aku akan bersiap sebentar." Lima belas menit kemudian kedua gadis itu tengah mengendarai Maybatch hitam menuju cafe tempat mereka biasa berkumpul. Cafe itu sudah menjadi basecamp mereka. Selain karena suasananya yang tenang, cafe itu bersebelahan langsung dengan toko buku di mana Lucy bekerja. Mereka sering bermain ke tempat Lucy dan Lucy pasti menerima kedatangan mereka dengan sumringah.
1065.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as luc up cafe
Read
+Library
Jatuh Cinta Pada Si Koki Tampan

Jatuh Cinta Pada Si Koki Tampan

tanya Chelsea cepat. "Sayangnya tidak, mungkin dia memiliki hal yang lebih penting untuk dilakukan selain hanya makan roti atau kue di tempat ini," kata Luc setengah bercanda. "Jadi kau sudah siap untuk memesan?" dia sengaja menekankan kalimat itu agar Chelsea untuk segera pergi. "Ya, satu es kopi latte dan dua croissant cokelat. Jadi, apakah baru-baru ini kau melihatnya datang ke sini dengan seseorang?" Chelsea bertanya, memperhatikan perubahan di wajah Luc.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 377 Times as luc up cafe
Read
+Library
Perjanjian Cinta Sang Pewaris

Perjanjian Cinta Sang Pewaris

"Aku hanya belum terbiasa." Ia menyajikan sarapan: telur dadar, roti panggang, dan kopi hitam. Mereka duduk berseberangan, dan suasana terasa seperti adegan aneh dari film yang tidak masuk akal seorang gadis biasa sarapan dengan tuan muda terkenal dari keluarga Raveheart. "Aku tidak akan mengulang pertanyaan yang sama dua kali, Lyanna," ucap Lucian setelah menyesap kopi. "Kalau kau memilih untuk tetap tinggal, bersiaplah. Dunia kita... berbeda."
10714 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as luc up cafe
Read
+Library
MINE

MINE

Ana melakukan pekerjaan itu dengan baik sampai akhirnya lonceng pintu kafe berbunyi menandakan jika ada pelanggan yang datang. "Selamat datang, sunshine!" Ana mengucapkan tagline dari kafenya sambil menunduk, sibuk dengan mesin kasirnya. "Oh, jadi kamu kerja di sini?" Ana terdiam saat melihat Lucy sudah berdiri di hadapannya dengan senyum sinisnya. Matanya kemudian beralih pada pria yang berada di samping Lucy. Ana menunduk dan tersenyum pahit saat melihat ada Davin di sana. Dia tidak menyangka jika Davin akan menyakitinya seperti ini. Ana yakin jika Davin melihatnya sekarang tapi pria itu tidak menyapanya, bahkan seolah tidak mengenalnya sama sekali. Seharusnya Ana tahu jika Davin hanya ber
1035.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as luc up cafe
Read
+Library
Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Lilia memutuskan memberi nama Kalvy Cafe—gabungan nama Kael dan Ivy. “Lilia, kamu harus bangga sama usaha yang aku buat untuk anak-anakmu,” gumam Arunika dalam hati, menatap papan besar yang sudah terpasang di depan. Jika malam tiba, papan itu akan bersinar dengan lampu-lampu cantik. “Ayo masuk,” ajak Lilia sambil membawa makanan untuk para tukang.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as luc up cafe
Read
+Library
Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Batin Luthfi dalam hati. “Mbak, pesan cappucino dua, dibungkus aja. Teman saya nggak jadi kesini dan ini perut saya juga mules.” Luthfi melakukan itu agar pelayan cafe tidak curiga. Setelah itu, dia pergi.
773 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as luc up cafe
Read
+Library
Dalam Genggaman Tiran Tampan

Dalam Genggaman Tiran Tampan

Terlalu aman. Siang itu, kafe kecil di sudut distrik tua tempat biasa Belle dan Lila bertemu terasa lebih hangat dari biasanya. Matahari menyorot lembut melalui jendela besar, menyinari meja mereka yang dipenuhi dengan cappuccino, lemon tart, dan napkin yang sudah beberapa kali diremas Belle karena gemas mendengar cerita sahabatnya. Belle mengangkat alis. “Maksudmu, kau pindah lagi dari rumah orang tuamu?”
109.9K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as luc up cafe
Read
+Library
Tuan Presdir, Jangan Kejar Aku!

Tuan Presdir, Jangan Kejar Aku!

Pak Bram dan Bu Lucie tengah berada di sebuah Cafe, di mana Cafe tersebut menyediakan sebuah susu hangat dan juga cappucino, Mereka berdua tengah mengajak Vero dan Vino berjalan-jalan untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya di negara tersebut. Mereka duduk di sebuah meja yang berbentuk lingkaran, Mereka meminum minuman hangat untuk menghangatkan tubuh mereka, dengan didampingi cake coklat yang berbentuk persegi panjang. "Enak gak?" tanya Bu Lucie kepada Vero dan Vino.
12.3K viewsCompletedAdded to Library 308 Times as luc up cafe
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status