Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Lilia memutuskan memberi nama Kalvy Cafe—gabungan nama Kael dan Ivy. “Lilia, kamu harus bangga sama usaha yang aku buat untuk anak-anakmu,” gumam Arunika dalam hati, menatap papan besar yang sudah terpasang di depan. Jika malam tiba, papan itu akan bersinar dengan lampu-lampu cantik. “Ayo masuk,” ajak Lilia sambil membawa makanan untuk para tukang.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as luc up cafe
Read
+Library
Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Batin Luthfi dalam hati. “Mbak, pesan cappucino dua, dibungkus aja. Teman saya nggak jadi kesini dan ini perut saya juga mules.” Luthfi melakukan itu agar pelayan cafe tidak curiga. Setelah itu, dia pergi.
623 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as luc up cafe
Read
+Library
Dalam Genggaman Tiran Tampan

Dalam Genggaman Tiran Tampan

Terlalu aman. Siang itu, kafe kecil di sudut distrik tua tempat biasa Belle dan Lila bertemu terasa lebih hangat dari biasanya. Matahari menyorot lembut melalui jendela besar, menyinari meja mereka yang dipenuhi dengan cappuccino, lemon tart, dan napkin yang sudah beberapa kali diremas Belle karena gemas mendengar cerita sahabatnya. Belle mengangkat alis. “Maksudmu, kau pindah lagi dari rumah orang tuamu?”
109.6K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as luc up cafe
Read
+Library
Tuan Presdir, Jangan Kejar Aku!

Tuan Presdir, Jangan Kejar Aku!

Pak Bram dan Bu Lucie tengah berada di sebuah Cafe, di mana Cafe tersebut menyediakan sebuah susu hangat dan juga cappucino, Mereka berdua tengah mengajak Vero dan Vino berjalan-jalan untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya di negara tersebut. Mereka duduk di sebuah meja yang berbentuk lingkaran, Mereka meminum minuman hangat untuk menghangatkan tubuh mereka, dengan didampingi cake coklat yang berbentuk persegi panjang. "Enak gak?" tanya Bu Lucie kepada Vero dan Vino.
12.1K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as luc up cafe
Read
+Library
MENIKAHI PRIA LUMPUH

MENIKAHI PRIA LUMPUH

Ellard menuliskan alamat sebuah kafe yang dekat dengan tempat mereka tinggal: : Bagaimana jika kita bertemu di The Riverside Cafe besok pukul 15.00? Apakah itu cocok untukmu? Lucia menjawab: : Baiklah, aku akan bertemu denganmu di sana besok. Sampai jumpa. Setelah pertukaran pesan singkat ini, Lucia merasa campuran perasaan, gugup dan penasaran tentang pertemuan besok. Apakah dia perlu berbicara dengan Dariel?
9.8345.2K viewsCompletedAdded to Library 9.0K Times as luc up cafe
Read
+Library
LUCID DREAM

LUCID DREAM

Saat Helio berada di taman, ia menyembunyikan buku tadi dengan kekuatan sihirnya dan berdiri di hadapan bunga-bunga yang hanya tumbuh di taman ini. "Salam hormat pada Yang Mulia Pangeran Helio," salam kesatria itu. Helio membalikkan badannya, ia memasang ekspresi pura-pura bingung. "Sir Lucas? Kenapa kau ada di sini?" "Saya mengejar pembunuh bayaran Yang Mulia Putra Mahkota. Tadi dia sempat ke sini dan kabur lagi. Jadi saya sekalian menghampiri Anda untuk membawa Anda pulang. Tidak baik jika Anda berlama-lama di sini krena dikhawatirkan msih ada pembunuh bayaran lainnya yang berkeliaran," jelas Sir Lucas.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as luc up cafe
Read
+Library
Hasrat Cinta: Paman, Aku Tidak Bisa Berhenti

Hasrat Cinta: Paman, Aku Tidak Bisa Berhenti

ucap Lucian pada pemuda tampan itu. "Mungkin anda pernah menjadi customer saya. Saya pernah bekerja di cafe." "Cafe? Baiklah, masuklah, aku akan memberikan tes padamu. Sekarang kau harus...." .
102.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as luc up cafe
Read
+Library
Terpikat Cinta Sang CEO

Terpikat Cinta Sang CEO

ucapnya. "Aku juga mencintaimu, sayang" ucap Julia lembut, lalu mengelus pipi Lucas dengan lembut. Lucas tersenyum senang mendengar ucapan lembut istrinya itu, hatinya begitu bahagia. Kemudian Julia turun dari dalam mobil. Dengan langkah tenang, Julia melangkahkan kakinya menuju cafe. Cafe itu, cafe siap saji makanan penutup, berbagai dessert yang terkenal di kota mereka.
1069.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as luc up cafe
Read
+Library
Jodoh Dari Bunda

Jodoh Dari Bunda

Pulang hangout malah galau dan tidak menunjukkan kalau mereka happy. Dua jam yang lalu sebelum Lilac mendapatkan serangan galau... Cyan membawa Lilac ke sebuah kafe kopi yang berada jauh dari pusat kota. Sebuah kafe yang mengusung tema Kafe Gunung, karena memang berada di kaki gunung pelangi yang terkenal akan kesejukan dan keasriannya. “Jauh banget, Kak! Gila aja ini jalannya udah kayak ular kepanasan,” sungut Lilac sambil membenarkan helm yang ia kenakan.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as luc up cafe
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Matanya yang biru sesekali menatap pemuda tampan yang ada di depannya. Dia adalah Audrey! Dan sosok yang berada tepat di seberangnya adalah Langit! Mereka berada di sebuah Roof Top Coffe Shop dekat kampus. Dengan atapnya yang sengaja dibuat terbuka. Dan hanya dipakai ketika hari sedang cerah saja. Jika hujan, Rooftop ini di tutup. Pemilik Cafe memilih konsep tersebut, karena sesuai dengan seleranya. Cafe tiga tingkat ini adalah kepunyaan keluarga Nadine, sepupu Audrey. Dengan nama Lunarian Cafe. Dan Audrey sengaja menculik Langit dan mengajaknya ke sana. Dengan satu tujuan, menginginkan kepastian dari Langit.
9.272.0K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as luc up cafe
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status